Papua Masuk Lima Besar Kesembuhan Harian Tertinggi

by

JAKARTA, 4 Desember 2020

TERASMALUKU РJumlah kesembuhan pasien COVID-19 per hari ini sudah mencapai 466.178 orang atau 82,7%. Jumlah kesembuhan kumulatif ini sudah termasuk penambahan pasien sembuh harian per 4 Desember 2020 sebanyak 3.625 orang. Per hari ini, peningkatan kesembuhan berada di Papua.

Papua masuk urutan kelima menambahkan kesembuhan harian dengan 224 kasus dan kumulatifnya 5.383 kasus. Sehari sebelumnya Papua menambahkan pasien sembuh sebanyak 102 kasus. Sementara dari penambahan pasien terkonfirmasi positif hari ini, Papua menambahkan 122 kasus dan kumulatifnya mencapai 12.001 kasus. Untuk pasien meninggal, hari ini Papua mencatatkan 0 kasus dan kumulatifnya 141 kasus.

Lalu, provinsi lain berdasarkan urutan lima besar penambahan pasien sembuh, DKI Jakarta urutan pertama dengan menambahkan 935 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 127.977 kasus. Diikuti Jawa Barat menambahkan pasien sembuh sebanyak 379 kasus dan kumulatifnya mencapai 46.781 kasus.

Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan kesembuhan harian, sebanyak 338 pasien sembuh harian, namun kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 55.942 kasus. Urutan keempat di Jawa Tengah menambahkan pasien sembuh sebanyak 333 kasus dan kumulatifnya bertambah menjadi 41.310 kasus.

Hari ini, terjadi penurunan pada penambahan pasien terkonfirmasi positif harian, yaitu sebanyak 5.803 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, berjumlah 563.680 kasus. Meskipun demikian, jumlah kasus aktif, yakni pasien COVID-19 yang masih menjalani masa perawatan, per hari ini berjumlah 80.023 kasus atau 14,2% dari pasien terkonfirmasi.

Untuk rincian penambahan pasien terkonfirmasi positif harian per provinsi, DKI Jakarta hari ini urutan tertinggi, menambahkan sebanyak 1.032 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 141.270 kasus. Diikuti Jawa Barat urutan kedua harian dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 992 kasus dan kumulatifnya mencapai 56.799 kasus.

Loading...

Urutan ketiga ada di Jawa Tengah menambahkan 891 kasus dan kumulatifnya, provinsi ini masih berada di urutan ketiga nasional dengan 59.228 kasus. Jawa Timur urutan keempat harian, menambahkan sebanyak 564 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 63.901 kasus. Urutan terakhir dalam lima besar harian, berada di Kalimantan Timur menambahkan 231 kasus dan kumulatifnya mencapai 20.596 kasus.

Untuk kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah sebanyak 124 kasus dan kumulatifnya menjadi 17.479 kasus atau 3,1% dari pasien terkonfirmasi. Dari rincian per provinsi, Jawa Timur urutan pertama harian dengan menambahkan pasien meninggal sebanyak 33 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 4.526 kasus.

DKI Jakarta menjadi yang terbanyak mencatatkan 23 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua bertambah menjadi 2.755 kasus. Sumatera Barat urutan ketiga menambahkan pasien meninggal sebanyak 9 kasus dan kumulatifnya mencapai 409 kasus.

Aceh masuk urutan keempat menambahkan harian sebanyak 6 kasus dan kumulatifnya menjadi 336 kasus. Urutan kelima harian berada di Jawa Tengah menambahkan sebanyak 5 kasus dan kumulatifnya mencapai 2.414 kasus. Sementara Jawa Barat jumlah kumulatifnya masih berada di urutan keempat sejumlah 951 kasus, termasuk penambahan pasien meninggal hari ini sebanyak 4 kasus.

Dari data hasil uji 426 laboratorium jejaring per 4 Desember 2020, jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 59.365 spesimen dan kumulatifnya 5.926.986 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 39.735 orang dan kumulatifnya 3.992.487 orang.

Dan jumlah negatif dari hasil periksa, per hari ini sebanyak 33.932 orang dan kumulatifnya 3.428.807 orang. Untuk positivity rate berada di angka 14,1%. Selain itu per hari ini jumlah suspek tercatat ada 69.016 kasus. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 507 kabupaten/kota. (AFN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *