Paripurna HUT Kabupaten Buru, Bupati Ramly Pun Harmonis Dengan Husni

by
Bupati Ramly Umasugi (tengah) menghadiri paripurna DPRD menyambut HUT Kabupaten Buru ke-20 di Gedung DPRD pada Jumat (11/10/2019). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Setelah lama jarang terlihat bersama dan bertegur sapa, Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi membuat kejutan dengan menyapa Husni Hentihu, mantan Bupati Buru dua periode sebagai guru politiknya. Sapaan itu disampaikan Ramly saat menyampaikan pidato dalam paripurna DPRD menyambut HUT Kabupaten Buru ke-20 di Gedung DPRD pada Jumat (11/10/2019).

Sidang paripurna DPRD itu dipimpin pimpinan sementara Dali Fahrul Syarifudin dihadiri Wakil Bupati Buru, Amos Besan, Forkopimda Buru dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ramly menyapa para tamu yang hadir dalam sidang paripurna itu. Dari deretan tamu yang hadir termasuk mantan Bupati Buru, Husni Hentihu. Saat usai menyapa beberapa tamu, Ramly memberi kejutan dengan mengucapkan kalimat,”yang saya hormati dan saya banggakan, senior saya, guru politik saya.”

Terjadi jeda selama beberapa detik dan dilanjut Ramly dengan suara terisak seraya menyebut nama “bapak Drs M Husni Hentihu”. Sapaan Ramly terhadap bapak pembangunan Kabupaten Buru itu sontak mendapat aplous tepukan tangan riuh dari para tamu undangan yang hadir, termasuk dari 25 wakil rakyat.

Pengakuan Ramly ini sempat membuat banyak pengunjung yang berbisik riuh di belakang. Pasalnya, usai Pilkada tahun 2016,  hubungan Ramly dan Husni tak harmonis. Di panggung kampanye politik, Ramly terang-terangan melawan guru politiknya itu dengan menuding Husni sedang berupaya membangun imperialisme gaya baru di Kabupaten Buru.

loading...

Tuduhan itu disasar pada Husni hanya karena anaknya Amrullah Madani Hentihu maju menjadi calon Wakil Bupati Buru kala itu. Setelah itu, keduanya jarang terlihat lagi bersama-sama dan Ramly hanya sekali datang ke rumah Husni di kawasan Kebun Cengkeh Ambon saat ia menikahkan putrinya.

Dalam sambutan politiknya yang berlangsung hampir 30 menit, Ramly menjelaskan untuk ke depan dua program unggulan yakni pengembangan pariwisata dan pertanian yang terus dikembangkan, baik penataan sarana prasarana, sumber dayamanusia maupun aspek regulasi.

“Tahun 2020 pemerintah daerah akan terus mengembangkan dan memperbanyak event-event atraksi yang mengedepankan kearifan adat dan budaya masyarakat disamping potensi unggulan lainnya,” kata Ramly.

Ramly juga menyentil Festival Pesona Bupolo ke-4 tahun 2019 ini yang mengusung tema “a piece of heaven from molucca” atau sepenggal surga di Maluku.”Kabupaten Buru di tahun ini terus mendorong peningkatan investasi sektor wisata dimana wilayah Kecamatan Lilialy dan Jikumerasa menjadi salah satu wilayah bersama wilayah lainnya sesuai rencana Induk Pengembangan Parawisata Daerah Kabupaten Buru,”kata Ramly.

Usai sidang paripurna, Ramly terlihat mendekati dan menyalami Husnie Hentihu, diikuti Wabup Amos Besan dan pimpinan sementara serta para anggota dewan dan forkopimda. Bahkan mereka beramai-ramai memanfaatkan moment pertemuan yang langkah pasca Pilkada Buru 2016 ini dengan berfoto bersama dengan Husni Hentihu.(ILA)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *