Pasangan MAS BRO Daftar ke KPU Maluku, Janji Hibah Mesin Genset

Pasangan MAS BRO Daftar ke KPU Maluku, Janji Hibah Mesin Genset

SHARE
Pasangan Irjen Polisi Murad Ismail dan Barnabas Orno atau (MAS BRO) saat mendaftarkan diri ke KPU Maluku untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku, Rabu (10/1). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Pasangan  Irjen Polisi  Murad Ismail dan Barnabas Orno atau (MAS BRO) mendaftarkan diri ke KPU Maluku  untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku, Rabu (10/1) siang. MAS BRO datang ke KPU  Maluku dengan menggunakan kendaraan berbentuk miniatur ikan, yang melambangkan potensi kekayaan laut Maluku.

Jurnalis Terasmaluku.com, Alfian Anwar  melaporkan, tiba di Kantor KPU, pasangan MAS BRO disambut Sekretaris KPU Maluku M. Ali Masuka dan mengisi buku tamu, kemudian menuju Lantai II Aula Kantor KPU Maluku.  Karena terjadi pemadaman  listrik, KPU Maluku terpaksa menunggu hingga listrik menyala  sekitar 20 menit untuk melayani pendaftaran pasangan calon dengan Tag Line Baileo ini.

Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun menyampaikan permohonan maaf kepada pasangan MAS BRO dan pimpinan Parpol pengusung serta timnya atas pemadaman listrik.  Menurut Kubangun, pihaknya  sudah menyampaikan pemberitahuan sebelumnya ke PLN agar tidak melakukan  pemadaman listrik di KPU  karena  tahapan pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku sedang berlangsung sejak Senin (8/1) hingga Rabu (10/1).

“Mohon maaf atas pemadaman listrik, pemadaman ini juga menyebabkan proses pendaftaran tidak bisa dilakukan karena semua peralatan untuk pendaftaran menggunakan aliran listrik. Dan  ini semua bukan  sabotase, murni gangguan listrik dari PLN. Dan genset kami juga tidak berfungsi,” kata Kubangun.

Setelah listrik menyalah, pasangan MAS BRO langsung menyerahkan berkas syarat pencalonan dan syarat calon kepada Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun. Namun sebelum menyerahkan berkas, Murad pun memberikan tanggapan atas mati lampu disaat ia mendaftarkan diri. Murad berjanji akan menghibahkan mesin genset ke KPU agar dapat mengatasi mati lampu. “Terima kasih atas sambutannya, walaupun saat  kita masuk lampu sedang padam. Insya Allah kalau kita terpilih, saya akan hibahkan genset 60 KWH untuk KPU, agar tidak terjadi hal – hal yang kita alami saat ini,” kata Murad yang disambut tepuk tangan pendukungnya.

Pasangan MAS BRO datang bersama pimpinan Parpol pengusung tingkat Provinsi Maluku. Yakni, PDIP, Gerindra, NasDem, PKB, Hanura, PAN, PPP, PKPI dan  Partai Perindo. Kecuali Ketua DPW PPP Maluku Syarif Hadler  tidak hadir dan proses pemberiaan rekomendasi ke MAS BRO diambil alih DPP PPP. Proses pendaftaran juga dipantau Bawaslu Maluku.

MAS BRO di KPU

Berkas MAS BRO yang diserahkan  itu langsung dilakukan pemeriksaan oleh Ketua Devisi Teknis  KPU Maluku La Alwi. Berkas yang diperiksa itu diantaranya surat rekomendasi dari Parpol tingkat pusat yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen Parpol. Setelah dilakukan proses pemeriksaan dan penelitian berkas, KPU Maluku menyatakan semua  berkas yang diserahkan MAS BRO lengkap.

KPU Maluku kemudian meregistrasi berkas pendaftaran MAS BRO dan mengeluarkan tanda terima  kepada  pasangan MAS BRO. Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan  Kubangun meminta pasangan MAS BRO untuk tidak meninggalkan Kota Ambon, karena mulai 11 hingga 13 Januari akan dilakukan pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon di RSUD dr. Haulussy Ambon.

Irjen Polisi Murad Ismail adalah mantan Komandan Korps Brimob Polri dan Barnabas Orno adalah Bupati Maluku Barat Daya dua periode.  Sebelum menuju Kantor  KPU Maluku di kawasan Tantui Ambon, pasangan MAS BRO dan ratusan pendukungnya dengan menggunakan berbagai kendaraan melakukan konvoi  dari rumah Murad  di Desa Poka ke pusat Kota Ambon.

Setelah mendaftar, pasangan MAS BRO dan pendukungnya kembali lagi ke rumah Murad.  MAS BRO adalah pasangan terakhir yang mendaftarkan diri ke KPU Maluku. Proses pendaftaran mendapatan pengawalan aparat gabungan dari Polres Pulau Ambon dan Brimob Polda Maluku. (IAN)

loading...