Pasien 01 Sembuh Dari COVID-19, Warga Muluku Tunggu Testimoni

by
Sejumlah wartawan menunggu di teras Kantor Gubernur Maluku yang selayaknya jadi lokasi untuk digelar keterangan pers resmi dari gugus tugas pencegahan dan penanganan COVID-19, (1/4). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM, AMBON –  Kabar baik bagi warga Maluku. Pasien 01 asal Bekasi akhirnya dinyatakan sembuh dengan hasil negatif COVID-19 usai melakukan uji sampel droplet sebanyak tiga kali. Sayangnya pasien berinisial AA itu hingga Rabu malam (1/4/2020) tidak pernah terlihat.

Padahal masyarakat Maluku ingin melihat kondisi kesehatanya pascakeluar dari ruang isolasi. Termasuk mendengar adanya testimoni tentang pengalamannya berjuang melawan virus corona.

Keberadaannya yang lebih dari dua minggu di ruang isolasi RSUD Dr. M. Haulussy Ambon tentu menyisahkan keingintahuan besar dari masyarakat di luar. Bagaimana pasien berjuang, pelayanan tenaga medis juga protap isolasi di Ambon terhadap warga luar Maluku yang patut diapresiasi.

Tim gugus tugas yang memberikan pernyataan di lokasi berbeda tanpa kehadiran AA yang sembuh dari COVID-19

Ini tentu menjadi angin segar kepada pemerintah dan petugas medis di lapangan. Usaha mereka merawat pasien terbebas dari pandemi COVID-19 ini berhak mendapat acungan jempol. Lokalisir area, karantina, sterilisasi hingga skema pemisahan penumpang dua pintu masuk pulau tampaknya ada memberikan hasil.

Namun hingga malam, Kasrul Selang yang telah berganti jabatannya sebagai ketua harian gugus tugas pencegahan dan penanganan COVID-19 Maluku tidak memberikan detil keterangan tentang pasien AA.

“Sudah keluar dari rumah sakit. Besok dipulangkan dengan 14 orang di karantina. Nanti dikeluarkan surat kesehatan yang menyetakan mereka sudah bebas dari COVID-19,” jawab Kasrul kepada belasan wartawan yang telah menanti empat jam di teras Kantor Gubernur Maluku, Rabu malam (1/4/2020).

Kedatangannya itu usai menghadiri pernyataan resmi Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 yang saat ini dipegang Murad Ismail di lokasi berbeda dengan yang dijanjikan sebelumnya.

Loading...

Alhasil tak ada penjelasan rinci terkait kondisi AA. Seperti bagaimana dia bisa semubuh, rangkaian perawatan selama di ruang isolasi, kiat-kiatnya menjaga tubuh tetap fit dan bugar meski sempat terdetksi positif COVID-19, termasuk cara menjaga kesehatan psikologis di masa-masa sulit.

Sebab bukan rahasia, adanya satu pasien positif di Provinsi Maluku menyita atensi besar masyarakat. Tak banyak yang berisp untuk itu. Arus informasi terkait COVID-19 yang berkembang malah menjadi hantu. Ujung-ujungnya masyarakat terjebak dalam kekhawatiran dan kepanikan.

Padahal di daerah lain pemerintah menghadirkan para penyintas COVID-19 untuk memberikan semangat, energi positif sekaligus menenangkan masyarakatnya untuk bersama-sama berjuang keluar dari pandemi. Seperti yang pernah terjadi di Jakarta, Semarang juga Surabaya yang menggelar video conference di gedung Grahadi atau rumah dinas gubernur Jawa Timur dengan para penyintas. Namun hal itu tidak terjadi di Maluku.

Dirinya hanya menyatakan bahwa AA akan dipulangkan besok siang bersama 14 temannya yang tengah dikarantina di BPSDM Maluku, Wailela. “Pasien akan dipulangkan besok siang dengan 14 orang temannya,” ucapnya. Sementara banyak orang menanti pernyatan langsung dari mereka-mereka yang berhasil bertahan di Ambon.

Seperti seorang pemuda di kawasan Masjid Al-Fatah yang turut bersuka membaca kabar pasien sembuh corona dari Maluku. “Katong pengen tau bagaimana dia sembuh. Ini kan virus bikin taku katong to, jadi mau tau dia sembuh bagaimana lawan virus itu. Apa daya tahan tubuhnya kah,” ungkap Remsky warga Silale Kota Ambon.

Kabar kesembuhan pasien AA juga disambut baik oleh Raodah. Pegawai swasta ini mengaku senang sekaligus penasaran dengan AA.”Penasaran sekali. Dia bisa bertahan begitu bagaimana,” ucap Raodah saat ditemui di kawasan Jalan A.Y. Patty Ambon.

Masyarakat Maluku berharap agar kisah AA yang berhasil pulih ini dapat memberikan harapan dan menjauhkan mimpi buruk corona yang terus mengejar warga dunia. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *