Pasien Covid-19 Berusia 84 Tahun di Rumkital Ambon Sembuh

by
Ibu dan putrinya sembuh dan terkonfirmasi negatif covid-19 bersama dokter dan tenaga kesehatan Rumkital dr FX Soehardjo Ambon, Jumat (5/6/2020). FOTO : DISPEN LANTAMAL IX AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dua pasien corona virus Disease atau Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Lantamal IX (Rumkital) dr FX Soehardjo Ambon, Jumat (5/6/2020) dinyatakan sembuh dan terkonfirmasi negatif dari virus tersebut. Keduanya adalah seorang ibu berinisial LH, 84 tahun dan anaknya berinisial MH. Diusia 84 tahun Ny LH berhasil sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19.

Kepala Rumkital dr Fx Soehardjo Ambon, Mayor laut (KH) dr. Satrio Sugiharto M,Sp.PD dalam siaran pers Dispen Lantamal IX Ambon mengatakan, LH merupakan pasien Covid tertua di Maluku dan mungkin se Indonesia dengan penyakit penyerta. Diantaranya fostruk dan imobilisasi atau disebut kelompok penyakit di usia lanjut, biasa disebut sindroma geriatrik dan untuk aktivitas sehari-hari perlu asistensi guna memenuhi kebutuhan baik pribadi maupun tambahan.

Menurut Satrio pasien LH bisa tertangani dengan baik karena mengikuti protocol terkait penanganan covid-19, dan didampingi anaknya MH yang merupakan pasien ke dua. Satrio mengungkapkan nona MH sendiri awalnya bukanlah pasien Covid di Rumkital dr. Fx Soharjo.

MH merupakan anak dari Ny LH, namun karena sang ibu yang sudah tua dengan keterbatasan fisik, maka putrinya itu bertekat mendampingi sang ibu dan mengambil resiko dengan bisa tertular virus.

Loading...

Satrio menjelaskan MH yang mendampingi ibunya selama perawatan diperlakukan seperti pasien terdampak Covid-19 sesuai protokol kesehatan pencegahan dan penyembuhan dari Covid-19.

“Dengan pertimbangan tersebut protocol covid juga diterapapkan pada yang bersangkutan (MH). Menariknya dengan disiplin melaksanakan protokol Covid-19 nona MH tidak tertular virus tersebut. Dengan pendampingan keluarga terdekat secara emosional bisa memberikan hasil yang luar biasa untuk kesembuhan pasien,” kata Satrio.

Satrio mengatakan terlepas dari perawatan di rumah sakit, dukungan moril dari lingkungan juga diperlukan untk kesembuhan pasien. “Bila kita sudah terapkan prosedur dan ketentuan protocol Covid-19 juga sudah dipatuhi, maka hal ini bisa meminimalisir dampak pada keluarga ataupun perawat yang melaksanakan pelayanan kesehatan,” jelas Satrio.

Satrio berharap semoga pendemik covid-19 segera berakhir, dan  untuk tenaga medis, ia minta  tetap semangat sebagai garda terdepan dalam perjuangan memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kepada pasien sembuh selamat kembali ke keluarga dan tetap disiplin laksanakan protocol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan selesai kegiatan luar ganti baju serta mandi bersih,” kata Satrio. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *