Pasien Riwayat Diabetes Meninggal dan Hasil Rapid Reaktif

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Seorang pasien lansia Dalam Pengawasan (PDP) yang baru saja dirawat di RSUD Dr. Haulussy, meninggal dunia, Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 08.15 WIT. Tidak ada informasi riwayat perjalanan ke daerah merah atau di luar Ambon. Tim Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon memastikan almarhum memiliki riwayat penyakit dalam menahun.

BACA JUGA : Jenazah Reaktif Rapid Test Akhirnya Dimakamkan dengan Tenang di Hunuth

Joy Adriaansz, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (C19) Kota Ambon memberi penjelasan terkait itu. “Dia punya riwayat panyakit diabetes (DM) dan gangguan ginjal. Tidak ada informasi riwayat keluar daerah,” beber Joy kepada Terasmaluku.com melalui pesan singkat whatsapp.

Loading...

Pasien tersebut dirawat sejak dua hari lalu di rumah sakit. Namun kondisinya terus menurun dengan bawaan penyakit dalam penyerta tersebut. Dia menambahkan tenaga medis juga sempat melakukan tes cepat dengan rapid tes terhadap apsien. Hasilnya reaktif. Lalu kemudian segera dilakukan swab untuk dipastikan hasilnya melalui metode PCR.“Hasilnya akan keluar beberapa hari lagi,” terang dia.

Lantaran hasil yang reaktif, pasien pun dirawat hingga meninggal dengan protap penanganan covid-19. Proses pemulasaran jenazah pun dilakukan dengan tepat dan aman. Hal itu untuk memastikan tidak akan terjadi kontaminasi virus ke benda lain atau mahkluk hidup. Jenazah lantas dimakamkan di tempat khusus.

“Sesuai Petunjuk WHO serta Surat Edaran yang dikeluarkan pihak RSUD Dr. Haulussy, maka Pasien tersebut akan dimakamkan dengan menggunakan protokol COVID-19,” kata Jubir. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *