Pedagang Gedung Putih Siap Pindah, Sepakati Sewa Kios Rp 3 Juta

by
Para pedagang pakaian di lantai II Gedung Putih tengah membereskan barang untuk pindah ke Pasar Apung sementara, (24/6).

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Satu persatu pedagang Pasar Mardika Ambon telah memindahkan barang ke lapak sementara. Mereka pindah dengan persetujuan pembayaran sewa kios Pasar Apung sebesar Rp 3 juta.

Sejak pagi para pedagang yang akan direlokasi ke pasar sementara mulai mengemasi barang secara mandiri.

BACA JUGA : Meski Dihadang Pedagang, Pembongkaran Pasar Mardika Terus Berjalan

Patung-patung dan gantungan baju mulai dikeluarkan. Begitupun dengan barang dagangan mereka. Sebanyak 270 pedagang dari Pasar Gedung Putih kawasan Pasar Mardika, satu persatu memindahkan barang ke pasar sementara.

Pemindahan tersebut setelah ada kesepakatan biaya sewa pedagang dengan Pemerintah Kota Ambon dan pengembang.

“Katong su sepakat untuk pindah ke pasar apung. Sudah ke disperindag dan ketemu pengembang juga. Biar cepat-cepat pindah dan bajual jua,” jelas salah seorang pelapak asal Pasar Gedung Putih, Kamis (24/6/2021) pagi sambil mengemasi barang-barangnya.

Sebelumnya perwakilan pedagang ini bertemu anggota komisi II DPRD Kota Ambon membahas persoalan sewa kios. Sesuai SK Walikota tertera nominal jumlah biaya yang harus mereka bayar.

Dari situ akhirnya disepakati pembayaran sewa dari pedagang ke pemerintah kota sebesar Rp 3 juta. Sebelum benar-benar berjualan di pasar sementara, aka nada perbaikan kios terlebih dulu.

“Mungkin esok atau lusa sudah kasi pindah barang di pasar apung. Abis itu baru benahi yang rusak-rusak. cuma belum tahu siapa yang akan benahi, belum ada kepsepakatan,” imbuh Pia pedagang lain.

Sesuai janji dinas perdagangan dan perindusterian, pembenahan lapak sementara yang rusak menjadi tanggung jawab mereka. Pintu-pintu dan dinding berbahan dasar papan itu mulai lapuk dan ada yang hilang.

Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon pun mendesak agar kerusakan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemkot. (PRISKA BIRAHY)