Pedagang Nilai Pasar SNI Pemkot Ambon Tidak Sesuai Dengan Penjualan

by
Kawasan Terminal Mardika Kota Ambon kini bersih dari pedagang kaki lima setelah penertiban akhir Juni 2019 oleh Pemkot Ambon. FOTO : ALFIAN SANUSI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ratusan pedagang di Terminal Mardika menolak dipindahkan ke Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di lima lokasi. Pedagang menilai pasar yang dibuat Pemkot itu tidak sesuai dengan dagangan yang dijual para pedagang.

Yang dijual oleh pedagang adalah barang jenis sepatu, aksesoris, baju, perelengkan sekolah dan perlengkapan lainnya. “Bukannya kita tidak mau pindah, tapi tipe yang dibuat tidak sesuai dengan dagangan kita,” kata salah satu pedagang Mansyur kepada Terasmaluku.com, Sabtu (6/7/2019).

Dia mengaku, jika mereka dipindahkan ke Pasar SNI, maka dipastikan dagangan mereka tidak bakal terjual dengan baik. Karena lanjutnya tidak seramai di terminal yang lebih terjangkau dengan pusat Kota Ambon.”Pasar SNI itu tidak cocok, baru tidak seramai di terminal, makanya kita tidak mau pindah,” katanya.

Pemkot Ambon membangun lima lokasi pasar SNI sebagai solusi pasca penertiban pedagang di Terminal Mardika. Lima lokasi pasar berstandar SNI itu yakni di Air Kuning, Waiheru, Hutumuri, Wainitu dan Airlouw.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Ambon, Janes Aponno mengatakan, jumlah pedagang yang berada di Terminal Mardika sekitar 700 pedagang. Pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan pedang untuk membahas persolan itu.

“Mereka pernah datang ke kita untuk bicara persoalan ini, kalau taruh mereka di pasar pasar yang baru memang tidak cukup dan tipe penjualan mereka itu tidak cocok untuk pasar yang baru dibangun,” katanya.

Dia menyarankan, agar para pedagang bisa bertemu langsung Walikota Ambon Richard Louhenapessy, karena ini merupakan kendala yang dialami pedagang di Terminal Mardika.”Saya harap Pak Walikota punya solusi terhadap mereka,” kata Aponno. (ALFIAN SANUSI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *