Peduli Gizi Anak, Bintang Nutricia Gelar Festival Dongen di Banda Naira

by
Ratusan anak usia dini di Banda Naira, Maluku antusias mengikuti Festival Dogeng yang digelar di Istana Mini Banda, Minggu (27/11).

BANDA_Ratusan anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Maluku mengikuti dogeng dalam Festival Dogeng Internasional Indonesia (FDII) 2016 di Istana Mini Banda Naira, Ibukota Kecamatan Banda, Minggu (27/11). Kegiatan ini digelar Bintang Nutricia dan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, yang merupakain rangkaian Festival Pendidikan di Banda serta FDII di delapan kota tahun 2016.
Dalam festival ini, tiga pendongen tingkat nasional dan Bintang Nutricia mendongen pentingnya nutrisi dan gizi bagi ana-anak usia dini di Kepulauan Banda. Dengan mendongeng ini, diyakini dapat memberikan pesan kepada anak-anak agar suka mengkonsumsi sayur dan buah sehingga menjadi anak Banda yang sehat, kuat dan pintar di kemudian hari.
“Salah satu kendala klasik pemenuhan kebutuhan gizi anak adalah kurang menyukai sayur dan buah, dengan alasan rasa tidak enak. Dongeng dapat menjadi medium pengajaran yang tepat mengenai pola hidup sehat dari dini, termasuk makanan bergizi seperti buah dan sayur. Bintang Nutricia ingin menghidupkan kembali tradisi mendongeng dengan mempromosikan pola hidup sehat sedari dini baik bagi orang tua maupun anak-anak,” kata Head of External Communications ELN & Nutricia Medical Indonesia, Fauziah Syafarina Nasution, Minggu (27/11) di sela – sela kegiatan festival ini.
Menurut Fauziah, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, sebanyak 37% anak Indonesia mengalami stunting. Bahkan, Indonesia masuk ke dalam daftar 17 negara dengan tiga masalah gizi serius, yaitu stunting, wasting, dan obesitas. Namun, masalah ini dapat diatasi salah satunya dengan pemenuhan gizi dan pola hidup sehat sejak awal kehidupan sehingga berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan jangka panjang si kecil.
Pemenuhan gizi melalui pola hidup sehat sejak awal kehidupan merupakan tanggung jawab dari orangtua, untuk itu dalam pola asuh terhadap anak sebaiknya orang tua dapat memberikan contoh serta menggunakan medium yang tepat dalam pengajaran. Salah satu medium sederhana serta mudah dilakukan adalah dengan mendongeng atau bercerita. Untuk itu menurut Fauziah, PT Nutricia Indonesia Sejahtera, melalui Bintang Nutricia dan komunitas Ayo Dongeng Indonesia ingin menghidupkan kembali tradisi mendongeng dengan memperkenalkan cara dan metode mendongeng yang baik dan unik untuk anak serta menumbuhkan fisik dan mental anak terutama yang terkait dengan nutrisi dan gizi anak.
Fauziah menyatakan, Bintang Nutricia sudah melakukan penelitian sederhana terhadap pola makan anak-anak di PAUD binaan Bintang Nutricia, hasilnya anak lebih menyukai jajan seperti makanan yang manis ataupun gorengan. Dan hanya sedikit yang mengkomsumsi buah dan sayur setiap harinya. Melalui dongeng serta “itervensi’ pemberian buah, menunjukkan anak mulai mengkomsusi buah dan sayur setiap hari, termasuk di rumahnya.
“Oleh sebab itu bagi Bintang Nutricia Dongeng merupakan medium tepat dalam mengajarkan pola hidup sehat dari dini baik untuk orang tua dan anak-anak. Kami bersama dengan komunitas AyoDI juga membuat cerita berjudul “Warnamu Bagus,Tapi Rasamu Enak?”. Pesan yang disampaikan adalah mengenalkan sayur dan buah dengan warna beserta rasanya , diharapkan anak menjadi lebih tertarik untuk mengkonsumsinya.,” kata Fauziah.
Ia juga menyatakan, kegiatan ini merupakan komitemen Bintang Nutricia agar anak-anak Indonesia itu masa depannya lebih kuat, lebih sehat, pintar agar mereka mendapatkan hidup yang lebih baik. FDII 2016 sudah dilaksanakan di Jakarta, dan kemudian rangkaiannya terselenggara di Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Poso. Sebagai penutup penutup digelar di Banda Naira. “Banda Naira kami pilih sebagai salah satu kota tujuan FDII karena kami juga ingin mengangkat kisah-kisah dari timur Indonesia, tujuannya agar anak-anak di Kepulauan Banda tidak hanya mengkonsumsi ikan hasil laut, tapi juga mengkonsumsi sayur dan buah sehingga generasi kedepan lebih sehat, kuat dan pintar sehingga anak – anak di Banda, dan Indonesia mendapatkan hidup lebih baik,”katanya.
Dalam Festival Dogeng yang juga dihadiri Mantan Putri Indonesia, Nadine Chandrawinata, anak –anak usia dini di Banda Naira antusias mengikuti dogeng yang disampaikan pendongeng tingkat nasional. Selain di Kota Naira, kegiatan yang sama juga digelar untuk anak-anak di Pulau Pisang Kecamatan Banda pada Senin (28/11).
Semantara itu Ketua Komunitas Ayo Dongeng Indonesia Ariyo Zidni mengatakan, FDII 2016 yang merupakan festival dongeng bertaraf Internasional yang telah diadakan kedua kalinya di Indonesia, sebelumnya digelar pada tahun 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali akan pentingnya peran orang tua pada masa pertumbuhan anak melalui metode cerita atau dongeng.
“FDII 2016 mengusung tema Cerita Indonesiaku. Selain untuk mengangkat dongeng baik Indonesia, kami ingin menghidupkan kembali tradisi mendongeng dengan mempromosikan metode mendidik yang baik dan unik untuk anak serta menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap Indonesia, termasuk tema yang beragam dalam cerita itu sendiri.” Kata Ariyo Zidni, yang juga Direktur FDII 2016.
Ariyo yang juga mendongeng menyatakan, respon masyarakat terhadap FDII 2016 dan rangkaiannya sangat positif. Tidak hanya mendongeng, pihaknya juga mengadakan berbagai kegiatan lain seperti pelatihan atau workshop dan kampanye mengenai dongeng, yang bertujuan untuk memberikan pengajaran dan penularan hal-hal yang positif. Tercatat sekitar 8.000-an orang tua dan anak yang berpartisipasi di event FDII 2016 dan rangkaiannya. “Antusiasme yang tinggi dari masyarakat tersebut membuat Bintang Nutricia dan Ayo Dongeng Indonesia untuk bersemangat membuat FDII di tahun 2017,” katanya. (ADI)