Peduli Masyarakat Pelosok Maluku, ACT Renovasi Masjid

by
ACT Maluku bersama warga merenovasi pembaguanan masid di Dusun Tanah Merah Desa Waisala Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada Sabtu 21 Agustus 2021.  FOTO : ACT MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Maluku berkolaboarsi dengan kitabisa.com menunjukan kepedulian terhadapat masyarakat pelosok pesisir Maluku, dengan berbagai program-program kemanusia.

Seperti renovasi pembaguanan masid di Dusun Tanah Merah Desa Waisala Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada Sabtu 21 Agustus 2021.

Dodit Bandjar, selaku Ketua Koordinator Renovasi Masjid Al_Amin mengungkapkan, tahap demi tahap Masjid Al-Amin terus dilakukan pengerjaan dan hampir rampung untuk reovasi masjid.

Masjid Al-Amin sudah sekitar 41 tahun tidak ada renovasi dan bagunan masjid ini sudah tidak aman digunakan.

Bahaya sekali kalau masyarakat masih mengunakan bangunan masjid dikarenakan pandasi dan dinding telah retak-retak serta tiang-tiang masjid telah lapuk, bisa saja sewaktu-waktu masjid akan runtuh.

“Alhamdulillah hari ini kita masuk dalam tahap pengocoran lantai masjid, tinggal beberapa persen lagi masjid akan rampung, dan masyarakat Dusun Tanah Merah akan secepatnya bisa gunakan masjid ini,” ucap Bandjar dalam siaran persnya, Selasa (23/8/2021).

La Ode Aibi, Ketua Panitia Pembagunan Masjid Al-Amin mengatakan, Masjid Al-Amin menjadi satu-satunya masjid di Dusun Tanah Merah.

Masjid ini sudah pada tahun 1980 dan dibangun dengan swadaya masyarakat Dusun Tanah Merah. Karena terkendala biaya, masdjid ini belum bisa direnovasi, biaya yang cukup besar, masyarakat berpatungan tetapi dana biaya belum mencukupi.

“Masjid Al-Amin ini satu-satunya masjid di dusun kami, belum ada ronovasi sama sekali. Alhamdulillah dengan bantuan ACT dengan membantu kami renovasi pembangunan masjid kami ini, sungguh kami dari masyarakat Dusun Tanah Merah sangat bersyukur dengan kabaikan ACT Maluku,” ucap La Ode Aibi.

Mayoritas masyarakat di Dusun Tanah Merah berkerja sebagai petani dan nelayan. Pendapatan sehari-hari mereka tidak menentu, terkadang tidak ada pendapatan hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Untuk penuhi kebutuhan sehari-hari sangat sulit karena jauh dari pusat kota dan desa, sehingga ACT iktiar akan mendampingi masyarakat Dusun Tanah Merah untuk melakukan ronovasi pembagunan masjid hingga rampung nanti.

Masjid Al-Amin tidak saja menjadi tempat untuk sholat tetapi juga anak-anak belajar mengaji di masjid ini. Pukul 4 sore kegiatan pengajian dimulai.

Tempat pengajian masih menggunakan rumah warga, dikarenakan tidak memiliki TPQ dan masjid mereka telah rusak.

Keterbatasan dan ekonomi masyarakat yang begitu sulit mata pencaharian warga hanyalah petani dan nelayan sehingga belum mampu untuk membangun TPQ untuk tempat pengajian anak-anak dan ibu di kampung Tanah Merah.

“Masjid ini butuh perbaikan, sahabat bisa salurkan melalui https://indonesiadermawan.id/RenovasiMasjidAlAmin Atau melalui BSI 7164 170 858 dan Bank Muamalat 8710 222 222 a.n. Aksi Cepat Tanggap Maluku,” kata Bandjar. (ALFIAN)