Pejabat Negeri Batu Merah Dinilai Persulit Proses Pengusulan Raja Definitif, Tanggapan Walikota Mengejutkan

by
Saniri Negeri Batu Merah saat dilantik Walikota Ambon, Richard Louhenapessy Jumat (19/3/2021) di Balai Kota Ambon.

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pejabat Negeri Batu Merah Idrus Buamona menolak menandatangani berita acara pengusulan raja definitif Batu Merah yang diberikan Saniri Negeri untuk diserahkan kepada Walikota Ambon Richard Louhenapessy agar secepatnya dilantik.

Ketua Saniri Negeri Batu Merah, Said Nurlette kepada wartawan di Ambon, Senin (5/4/2021), mengatakan pihaknya dipersulit oleh Pejabat Negeri Batu Merah, sehingga pengusulan nama raja sesuai perintah Walikota harus ditunda.

“Sebenarnya kita mau masukan hari ini Senin ini, namun pejabat tidak mau menandatangani berita acara, makanya gagal diusulkan,” kata Said.

Padahal, menurut dia, apa yang dilakukan oleh Saniri Batu Merah sudah sesuai dengan perintah Walikota Ambon, agar  segera mengusulkan raja. Karena sudah terlalu lama tidak ada raja definitif di Batu Merah.

Said mengatakan alasan Idrus Buamona, menolak tanda tangan sangat tidak relevan. Karena persoalan mendasar Pejabat Negeri Batu Merah tidak mau menandatangani berita acara, karena dianggap tidak memenuhi quorum dari Saniri yang hadir.

“Pejabat tidak mau tanda tangan, dengan alasan tidak memenuhi quorum. Sementara dalam berita acara yang kami usulkan, dari sembilan Saniri yang ada, delapan diantaranya mengikuti rapat dan satu tidak hadir. Yang tanda tangan sebanyak lima orang untuk berita acara tersebut, tiga lainnya tidak mau tanda tangan,” katanya.

Sehingga, kata Said, dalam undang-undang nomor 8 pasal 81 ayat 3-5 sudah menjelaskan, yang terhitung dalam quorum adalah yang hadir saat rapat, dan quorum bisa dikatakan sah dan sesuai prosedur apabila dihadiri oleh dua per tiga dari anggota Saniri.

“Apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan undang-undang. Sudah dua per tiga dari total Saniri yang mengikuti rapat. Semuanya jelas, yang tanda tangan lima Saniri, dan tiga Saniri tidak tanda tangan, berarti kita memenuhi quorum dong, ” jelasnya.

Dia mengaku Saniri Negeri Batu Merah telah menyiapkan usulan nama calon raja sesuai dengan mata rumah Parenta yang diambil dari keturunan Abdul Wahid Nurlette untuk diberikan ke Pemkot Ambon.

“Kita sudah siapkan raja dari mata rumah Nurlette untuk untuk diusulkan ke Walikota Ambon,” kata Said.

Menanggapi polemik tersebut, Walikota Ambon mengatakan jika proses yang dilakukan oleh Saniri Negeri Batu Merah telah sesuai dengan mekanisme, maka silahkan menyurati langsung ke Walikota Ambon, tidak perlu lewat pejabat Negeri Batu Merah lagi.

“Kalau Saniri mau, maka tidak usah lagi minta tanda tangan Pejabat Negeri. Mereka bisa saja menyurati secara resmi ke Pemkot. Kan pejabat ini punya atasan, ada Camat dan juga Walikota, nanti bisa kita tanyakan kepada pejabat tersebut, mengapa persulit Saniri tentang pengusulan nama raja,” ujar Walikota.

Peliput : Alfian Sanusi

Editor : Hamdi