Pembalap Akhiri Etape Pulau Seram, Jumat Siang Tempuh Etape Ambon

by
Atlet balap sepeda mengikuti lomba balap sepeda internasional,Tour de Molvccas (TdM) pada etape IV dari Masohi ke Waipirit, Kamis (21/9/2017). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON– Atlet peserta lomba balap sepeda internasional,Tour de Molvccas (TdM) mengakhiri etape IV dengan finish di Waipirit Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Kamis (21/9)  siang.  Sejak  Senin (18/9) puluhan peserta dari 16 negara berlomba dalam ajang TdM lewat  IV etape yang dipusatkan di Pulau Seram, melintasi Kabupaten SBB, Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Etape IV ini berjarak 141,5 kilometer. (KM). Dan dari 73 pembalap peserta TdM, di etape ini  hanya diikuti 56 atlet balap sepeda Indonesia dan internasional, peserta lainnya dinyatakan gugur dan mengalami kecelakaan pada etape sebelumnya. Pada Etape Pulau Seram ini, jarak tempuk yang dialui pembalap sekitar 630 KM.

Etape IV dilepas langsung Bupati Malteng Tuasikal Abua dan Wakil Bupati, Marlatu Leleury dari Kantor Bupati di Kota Masohi.  Di sepanjang jalan yang dilewati dari Kota Masohi, ribuan warga menyambut meriah pembalap di jalan – jalan.  Warga menunggu dan bersorak sambil memberikan dukungan kepada para pembalap ketika melintasi setiap perkampungan warga.

Pada etepe IV ini, wilayah yang dilintasi pembalap selain desa dan  dusun,   juga jembatan, hutan, tepi pantai, jalan bertanjakan dan terjal hingga hutan pohon karet.  Cuaca saat lomba hujan disertai panas.   Setelah bertarung tiga jam  lebih, pembalap  pun masuk finish di Waipirit dekat Pelabuhan Fery, yang disambut Bupati SBB, M. Yasin Payapo dan Sekda  SBB Mansur Tuharea.

Pembalap asal Jepang,  Hiroshi Tsubaki asal tim Kinan dari  Jepang, masuk finish lebih awal, dengan waktu 3.21.09 detik. Di posisi dua, ditempati pembalap Indonesia, Jamalidin Novardianto dari PNG Tim dengan mencatat waktu, 3.21.12 detik. Dan diposisi ketiga ditempati pembalap Malaysia, Mohammad Izzat  Hilmi  Abdul Halil, dari tim Sapura, Malaysia dengan perbedaan waktu satu detik dengan Jamalidin.

Pembalap menaikan tanjakan

Finish juga berlangsung meriah dan  disaksikan ratusan warga  yang menyambut pembalap sepeda dari berbagai negara itu. “Dengan antusias masyarakat yang begitu besar, maka TdM harus dilakukan tahun depan dan menjadi angenda tahunan,” kata Bupati Yasin Payapo.

Ia berharap event balap sepeda internasional berbasis pariwisata ini dapat memajukan pariwisata Maluku khususnya SBB. Tahun depan pesertanya juga lebih banyak lagi.  Bupati SBB bersama istrinya  juga menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba etape ini serta penyerahan jersey berbagai katagori.

Hingga etape ke empat, poin tertinggi masih diraih   Marcus Culey, pembalap  dari tim St George Continental asal Australia. Marcus yang berkebangsaan Australia ini  berhasil mempertahankan jersey kuning dengan massa waktu paling unggul dari pembalap lainnya. Sedangkan raja tanjakan masih dipegang pembalap asal Spanyol, Ricardo Garcia  asal tim Kinan dari Jepang.

Etape V atau etape terakhir TdM akan berlangsung di Kota Ambon pada Jumat (22/9) siang.Etape ini akan menempuh jarak 82,9 KM, dengan star dari Pantai Namalatu dan finish di depan Gong Perdamaian Ambon. (ADI)