Pembalap Dari 20 Negara Siap Lomba Balap Sepeda Internasional di Maluku

by
Kadis Pariwisata Maluku bersama konsultan teknis TdM menggelar media Briefing, Sabtu (16/9) malam. FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebanyak 70 lebih pembalap dari 20 negara siap mengikuti Tour de Molvccas (TdM) ajang balap sepeda internasional pertama di Maluku yang mulai digelar Senin (18/9) di Kota Piru, Seram Bagian Barat (SBB). Para atlet, tim dan wasit,  Sabtu (16/9) tiba di Bandara Pattimura Ambon, yang langsung disambut Ketua Pelaksana TdM, yang juga Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Habiba Saimima.

Ajang yang sedianya akan menjadi kegiatan tahunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku ini  melibatkan sekitar 200 orang termasuk para atlet dan tim official dari enam negara Asia dan 14 negara Eropa. Para atlet sepeda nasional dan internasional ini tergabung dengan berbagai tim, baik lokal maupun tim asing. Para atlet siap beradu prestasi melalui lima etape hingga garis finish terakhir di Kota Ambon, Jumat (22/9).

“Ada 70 lebih  pembalap dari 20 negara sudah tiba di Ambon, dan mereka siap mengikuti TdM,  balap sepeda internasional di Maluku,” kata Konsultan Teknis TdM, Jamaludin Mahmood saat media  briefing peliput TdM di Ambon, Sabtu (16/9) malam. Briefing ini juga dihadiri Habiba Saimima, Direktur TdM Mitra Vinda dan Chief International Commissaire, kepala balap sepeda internasional,Mike Ro, yang diakui badan sepeda dunia UCI (Union Cyclisle Internationale).

Jamaludin yang juga anggota  organisasi balap sepeda internasional ini  menyatakan, ada 14 tim akan berlaga di event TdM. Setiap tim terdiri dari lima orang pembalap. Sebenarnya  menurut Jamaludin, ada 16 tim, namun tim dari Kolombia dan Iran mengundurkan diri. Tim Kolobia dua  pembalapnya mengalami kecelakaan saat balapan di negara asalnya sehingga tersisa tiga orang pembalap.Sedangkan, tim Iran batal karena keterlambatan mengurus perizinan keluar negeri.

“Kami bersyukur animo dari negara – negara peserta  untuk mengikuti TdM sangat tinggi. Ini mengingat pada saat bersamaan, ada beberapa ajang lomba balap sepeda yang sudah terkenal digelar di beberapa negara Asia lainnya,” katanya.

Sementara itu Habiba Saimima menyatakan, TdM adalah balap sepeda internasional berbasis pariwisata. Ia mengaharapkan, event ini mampu menjadi magnet atau  daya tarik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing berkunjung ke Maluku, sebagai surga tersembunyi. TdM akan menembuh jarak sekitar 700 km, yang akan melintasi Kabupaten SBB, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng),  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kota Ambon, dengan lima etape.

Grand opening ajang bergensi ini akan dibuka langsung Gubernur Maluku Said Assagaff pada Minggu (17/9) malam  di Lapangan Merdeka Ambon. Sebelum itu, Minggu siang, digelar Cycling For All, besepeda untuk semua, City Tour, mengelilingi  Kota Ambon. Kegiatan ini akan dilepas Menko Maritim Luhut  B. Pandjaitan dari Kediaman Gubernur Mangga Dua dan finish di Balai Kota Ambon.

Setelah itu, pada  Senin (18/9) peserta akan memulai etape pertama, lomba balap sepeda dari Kantor Bupati SBB Kota Piru dan finish di Kota Masohi, Maluku Tengah, dengan jarak 179.7 km. Dan selanjutnya etape kedua, dari Wahai, Malteng ke  Kota Bula, SBT dengan jarak 155.8 km. Etape ketiga, dari Pantai Wisata Gumumae, Kota Bula dan finish di Bandara Wahai, Malteng, dengan jarak 153.8 km. Sementara etape keempat,dari Kota Masohi dan finish di Pelabuhan Waipirit, SBB dengan jarak 141.5 km. Selanjutnya etape kelima dari Pantai Namalatu  dan finisihnya di Lapangan Merdeka Ambon, depan gong perdamaian dengan jarak 82.9 km. (ADI)