Pembalap David Sitanala Serahkan Piala Untuk Masyarakat Maluku, Pemprov Terus Bantu David

by
David Juliano Sitanala menyerahkan dua piala yang diraihnya dari ajang Formula 4 di sirkuit internasional Zhuhai, China, April 2017 kepada Gubernur Maluku Said Assagaff di ruang kerjanya, Kamis (7/12). FOTO : HUMAS PEMPROV MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON–Pembalap muda asal Maluku David Juliano Sitanala menemui Gubernur Maluku Said Assagaff di ruang kerjanya, Kamis (7/12). David menyerahkan  dua buah piala raihannya dari ajang Formula 4 di sirkuit internasional Zhuhai, China, April 2017 kepada Gubernur Assagaff  untuk dipersembahkan kepada masyarakat Maluku melalui Pemda Maluku.

Gubernur Assagaff berharap pebalap belasan tahun itu  terus membawa dan mengharumkan nama Maluku di ajang balap internasional. “Ini luar biasa. Pemerintah Provinsi Maluku tentu akan mendorong supaya David terus bisa ikut ajang internasional. Karena selain bawa nama Maluku, dia juga membawa nama negara Indonesia. Apalagi, Menteri Pariwisata maupun Menteri Pemuda dan Olahraga, sudah berkomunikasi soal David ini,” ujar Gubernur Assagaff.

Gubernur  Assagaff  mengungkapkan, atas nama Pemprov Maluku, dia menyampaikan banyak terima kasih, penghargaan dan apresiasi buat David yang meraih dua kali juara tiga pada ajang balap di China ini. “Saya kira ini putera Maluku pertama, yang memberanikan diri untuk bisa tampil pada ajang balap internasional Formula 4 di China,” tandasnya.

Menurut Assagaff, jarang ada yang seberani David. Sebab perjalanannya diawali dari go kart, langsung ke Formula 4. Dia menyebutkan, menurut mereka yang ahli di bidang ini, biasanya tidak secepat itu, karena butuh penyesuaian waktu, minimal enam bulan.

“Balap ini kan musti berani. Sehingga langsung dari go kart ke F4 dan saat balap di China, tiga kali race dan dua kali diikuti, David persembahkan piala di nomor urut 3 untuk 2 kali race. Sayangnya pada balapan ketiga, ada sedikit trouble pada mesinnya,” terang Assagaff.

Assagaff menyebutkan, tahun 2018, ada sejumlah permintaan juga kepada David. Dia sendiri berkeinginan untuk tidak saja ikut balap di Asia, tapi mau juga ke Eropa diantaranya di Inggris dan Jerman. “Saya bilang ke Ketua IMI Maluku Sandy Wattimena, supaya kita bikin surat ke Menteri Pariwisata. Kita minta dukungan dari beliau, mudah-mudahan saja, ada dukungan yang besar dari Menteri Pariwisata kepada David. Karena untuk masuk ke dunia ini, apalagi tahap internasional butuh biaya yang besar,” katanya.

Loading...

Kalau Pemprov Maluku, menurut Assagaff, bisa bantu apa adanya. Kalau anggarannya besar mesti persetujuan DPRD Maluku. “Itu yang nanti kita buat ke depan. Intinya, saya berharap David dapat maju terus, bisa membawa nama Maluku dan bangsa Indonesia lebih baik lagi,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Assagaff juga berjanji, akan mengupayakan beasiswa untuk David yang saat ini sedang sekolah di Singapura dan tertarik untuk mendalami ilmu kepariwisataan. Saat ini, sponsor utama bagi David adalah Pemprov Maluku.

Sementara itu, David Sitanala mengungkapkan keberhasilan diraihnya pasca naik kelas dari go kart ke F4. “Ke depan pasti latihannya mesti lebih giat karena persiapannya harus 6 bulan sebelum balapan dan itu sangat ketat. Apalagi pelatih yang tangani saya juga pelatihnya Rio Haryanto waktu di formula 1 (F1). Jadi dia juga sudah tahu strategi apa yang disiapkan sebelum pembalap terjun untuk balapan. Apalagi memang kita punya paket team bagus, bisa saling mendukung dan memberikan hasil positif,” paparnya.

David menyambut baik dukungan dari Pemda melalui Gubernur, dan harapannya bisa terus bersama-sama. Sebab bagi David, ini juga merupakan satu kebanggaan untuk mewakili Maluku di ajang balap internasional dan memberikan hasil lewat prestasi di China, podium 3. Target ke depan, David mengaku, ingin mendapatkan hasil yang lebih baik dari saat ini. Jika sebelumnya Juara 3, selanjutnya harus bisa Juara 2 atau Juara 1. Selain balap, kata David pada ajang F4 tersebut, dirinya juga mempromosi obyek-obyek wisata di Maluku, khususnya spot-spot pantainya.

“Kami punya booth special untuk promosi pariwisata. Di situ kami taruh informasi dan kebanyakan foto-fotonya tentang pantai dan keindahan alam di Maluku,” ungkapnya. Setelah sukses di China, David mengaku membidik even F4 di Inggris. Alasan dia memilih Inggris karena di sana tempat asal olahraga balap, selain Italia. “Karena tempat asal olahraga balap, sehingga saya perlu mencoba. Agar ke depan bisa berkembang jadi lebih baik lagi. Untuk sponsorship, meski selama ini sudah didekati tetapi belum ada sponsor yang confirm untuk membantu. Saat ini sponsor utamanya masih dari Pemda Maluku,” tandasnya.(ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *