Ribuan Siswa Bentangkan Bendera Merah Putih di JMP

by
Pelajar membentangkan Bendera Merah Putih diatas Jembatan Merah Putih Ambon, Sabtu (19/8). Pembentangan bendera ini masuk Rekor MURI. FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ribuan siswa – siswi  SMA membentangkan  Bendera  Merah Putih dengan panjang 2.017 meter di atas  Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon, Sabtu (19/8). Pembentangan Bendera Merah Putih diatas jembatan yang membetang di Teluk Ambon itu masuk  Rekor  Baru Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI), sebagai penyambungan dan pembentangan Kain  Merah Putih terpanjang di jembatan. Rekor MURI itu  bernomor 8049/R.MURI/VIII/2017 yang diserahkan senior manager J. Ngadri kepada Gubernur Maluku Said Assagaff.

Pantauan  Terasmaluku.com, sebelum dibentangkan, ribuan siswa memegang Bendera Merah Putih di sepanjang JMP dari dua arah Desa Galala dan Desa Poka.  Bendera Merah Putih itu dijahit secara bergantian hingga tersambung oleh Gubernur Maluku Said Assagaff dan istrinya,  Pangdam 16 Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo, Ketua DPRD  Maluku Edwin Huwae dan jahitan terakhir Kapolda Maluku Irjen Pol Deden Juhara.

Setelah tersambut, pelajar dan para pejabat itu membentang Bendera Merah Putih di JMP. Meski dalam kondisi hujan siswa dari berbagai SMA dan SMK ini antusias membentangkan Bendera Merah Putih diatas jembatan terpanjang di Indonesia Timur ini. Kegiatan ini juga dimeriahkan marcing band dari SMA Negeri Siwalima Ambon.

Penyambungan dan pembentangan  bendera Merah Putih di atas  jembatan yang memiliki panjang 1.140 meter itu merupakan kegiatan Festival JMP yang digelar Empower Youth Indonesia (EYI) bersama PARFI 56, Insight Of Indonesia (IOI) bekerjasaama dengan Pemerintah Provinsi Maluku. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 dan HUT Provinsi Maluku ke 72 pada 19 Agustus.

Loading...
Gubernur menerima penghargaan Rekor MURI

Gubernur Assagaff mengapresiasi Festival JMP sehingga Maluku  mendapat penghargaan dari MURI dalam menyambung  dan membentangkan  Bendera  Merah Putih terpanjang di jembatan. “Saya berharap tahun depan di tempat yang sama ini, kita buat kegiatan untuk dapatkan Rekor MURI lainnya,” kata Assagaff sebelum menjahit Bendera Merah Putih itu.

Ketua Panitia Festival JMP Ikhsan Tualeka mengatakan, dengan kegiatan ini, masyarakat bisa merasakan  pentingnya  memiliki jembatan tersebut. Selain menjadi infrastruktur penghubung, icon Kota Ambon,   JMP juga bisa menjadi pemersatu  dan kesatuan bangsa khususnya di Maluku.

“Selain kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih  kita juga ada aksi bersih pantai, dan talk show yang diikuti mahasiswa di Universitas Patimura dalam rangkaian kegiatan Festival JMP,” katanya.

Ikhsan mengungkapkan, tahun depan di lokasi yang sama, pihaknya akan menggelar parade baju yang terbuat dari sampah plastik  dengan melibatkan ribuan  orang.  Kegiatan ini untuk  memberikan  edukasi kepada masyarakat Maluku agar lebih mencintai lingkungan.  “Maluku saat ini sudah bangkit dari keterpurukan, sehingga kita harus selalu menjaga perdamaian agar kita bisa menjadi daerah yang maju,” katanya. (IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *