Pembunuhan Sadis Terjadi Lagi Di Bursel, Tiga Orang Tewas Dibantai

by
Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pembunuhan sadis terjadi di Desa Waelikut Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Sabtu (2/2/2019) malam. Tiga orang tewas dibantai. Korban tewas adalah Irma Seleky, 18 Tahun, Fauzan Pontororeng, 7 tahun dan seorang balita berusia 1 tahun. Ketiga korban meninggal dengan luka potong di tubuhnya.

Kasus pembunuhan ini terjadi di rumah almarhum Alim Nurlatu dan depan rumah seorang warga, yang berjarak sekitar 10 meter. Almarhum Alim adalah korban kasus pembunuhan sebelumnya, Minggu (28/10/2018). Peristiwa ini diketahui setelah warga menemukan korban tewas Fauzan di kursi depan rumah seorang warga. Sebagian warga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Waesama. Warga mendapatkan berjak darah yang mengarah ke rumah almarhum Alim Nurlatu.

Sebelum masuk ke rumah tersebut, warga sempat melempari rumah dengan batu karena takut ada pelaku di dalam rumah itu. Dan ternyata betul, warga melihat seorang terduka pelaku kabur dari pintu belakang. Aparat Polsek Waesama dan warga kemudian menemukan dua korban tewas lainnya di dalam rumah yakni, Irma dan dan seorang balita yang belum diketahui identitasnya. Irma tewas secara mengenaskan dengan luka bacok kepala terputus. Irma diketahui adalah istri ketiga almarhum Alim Nurlatu.

Anggota Polsek Waesama yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat membenarkan kasus pembunuhan tiga warga di Bursel ini. “Tiga orang dilaporkan meninggal dalam kasus pembunuhan ini. Namun saya belum mendapatkan laporan resmi dari Polres Buru,” kata Ohoirat.

Kasubbag Humas Polres Buru, Ipda Dede Syamsi Rifai mengatakan setelah menemukan korban pertama atas nama Fauzan, aparat Polsek Waesama juga menemukan dua korban yang sudah meninggal atas nama Irma Seleky dan seorang balita di dalam rumah. “Korban Irma ditemukan di rumahnya bersama korban seorang balita. Korban Irma kepalanya terputus dengan luka potong,” kata Dede.

Dede mengatakan korban Fauzan tewas dibunuh saat duduk di kursi depan rumah seorang warga yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi pembunuhan dua korban lainnya di rumah Almarhum Alim Nurlatu. Dede mengatakan saat ini, aparat Polres Buru dalam perjalanan ke lokasi untuk membantu Polsek Waesame dalam pengusutan kasus ini.

Pembunuhan tiga warga ini mengingatkan warga atas kasus pembunuhan sadis terhadap Alim Nurlatu yang terjadi Minggu (28/10/2018). Saat itu Alim Nurlatu ditemukan tewas dengan kepala terpotong di rumahnya, lokasi yang sama pembunuhan istrinya, Sabtu (2/2/2019). Belakang terungkap almarhum Alim Nurlatu tewas dibunuh oleh pria selingkungan istri keduanya.

Polisi kemudian menangkap istri keduanya dan pria selingkungannya itu. Kasus pembunuhan Alim Nurlatu ditangani Polres Buru. Namun Dede mengungkapkan pihaknya belum dapat memastikan motif pembunuhan tiga warga ini apakah terkait dengan pembunuhan Alim Nurlatu. (ADI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *