Pemkab Bursel Sambut Kafilah Peserta MTQ Provinsi Maluku

by
Bupati Bursel memberikan sambutan penerimaan kafilah MTQ di Aula Kantor Bupati Bursel, Jumat (28/4). FOTO : TAUFIK (TERASMALUKU.COM)

NAMROLE–PEMERINTAH Kabupaten Buru Selatan (Bursel) menerima sebelas  kafilah   peserta   Musabaqah Tilawatir Qur’an (MTQ)  ke 27  Tingkat Provinsi Maluku di  Aula Kantor Bupati Bursel di Kota Namrole, Jumat (28/4).

Para kafilah dari seluruh kabupaten/kota se Maluku diterima langsung  Bupati Bursel Tagop  Sudarsono  Soulisa. Peserta MTQ yang berjumlah 804 itu kini sudah tiba di Namrole, dan siap mengikuti perlombaan.  Pembukaan MTQ ke 27  Tingkat Provinsi Maluku akan dilakukan pada  30 April 2017.

Loading…

Bupati  Tagop dalam sambutannya, mengapresiasi kedatangan para kafilah dan peserta  MTQ di Kabupaten Bursel.  Menurutnya, sebagai daerah yang baru dimekarkan  delapan tahun lalu, sebuah kebanggaan Bursel bisa menggelar  MTQ Tingkat Provinsi Maluku.

“Ini satu kebanggaan buat daerah. Saya yakin MTQ Maluku di Bursel, akan menjadi MTQ termewah. Ini bisa terjadi lewat dukungan dan partisipasi semua pihak. Dan Alhamdulillah, saat ini kesiapan jelang pembukaan sudah hampir seratus persen. Diharapkan pada puncaknya nanti dapat berlangsung sukses, “kata Bupati  Tagop.

Selain itu, Tagop juga mengakui, dalam pelaksanaan MTQ ini masih terdapat banyak kekurangan. Untuk itu jauh- jauh hari, Bupati  mohon kiranya peserta dapat  memaafkan jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan dan pelayanan nanti.

Menurutnya, sebagai daerah yang baru dimekarkan, bila dibaratkan dengan  manusia, Bursel  masih kanak – kanak. Masih banyak  butuh pembinaan dari segi fisik dan non fisik. “Kedepan, Kabupaten Bursel akan selalu siap dalam menyambut segala even, baik  berskala regional dan nasional,” kata  Bupati Tagop.

Ia  mengungkapkan, momentum MTQ di Bursel  ini merupakan potret dari kerukunan umat beragama yang hakiki. Kebersamaan ini tetap dijaga dalam membangun Maluku kedepan.

Sementara itu, Ketua DPRD Bursel, Arikilaus Soulisa dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan MTQ mempunyai nilai yang cukup strategis dan fundamental dalam mengamalkan Al- Quran sebagai kitab suci. Selain itu juga momentum MTQ mempunyai pesan moral dalam pembentukan karakter dan sikap yang  mengacu pada nilai terkandung dalam Al-Qur’an.

“Ajang MTQ tetap dalam rangka melahirkan dan menciptakan qori dan qoriah, hafiz dan hafidjah, muratil dan muratillah serta fahmil dan syahril Qur’an yang berkualitas dan terbaik,”katanya. Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Maluku dijadwalkan dibuka Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua pada 30 April malam.   (FIK)