Pemkot Ambon Galakkan Gerakan Sapa Berlian, Upaya Menggerakan Masyarakat Hidup Bersih

by
Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Sekot Ambon, A.G. Latuheru menandatangani komitmen saat deklarasi mewujudkan Ambon bebas sampah pada 2025 yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Senin (3/2/2020). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan menggalakan gerakan Sabtu Pagi Bersihkan Lingkungan (Sapa Berlian) di seluruh lingkungan Kota Ambon. Gerakan sapa berlian akan dicanangkan pada 23 Februari 2020 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari 2020.

“Setelah gerakan Jumat Pagi bersihkan lingkungan (jumpa berlian) yang rutin dilakukan Aparatur Sipil Negara lingkup Pemkot Ambon sejak tahun 2011, tahun ini kita akan mencanangkan sapa berlian agar seluruh masyarakat terlibat bersama untuk membersihkan kota ini,” kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy Senin (3/2/2020).

Ia mengatakan, gerakan ini merupakan upaya mendorong dan motivasi masyarakat untuk bersama menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. “Kita akan melakukan koordinasi dengan para camat serta lurah, kades dan raja untuk mempersiapkan kondisi ini sehingga pada waktunya Kota Ambon dapat dikendalikan khususnya penanganan sampah, ” katanya.

Program ini dilakukan sebagai bentuk pengendalian sampah secara proporsional, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kehidupan sosial dan pribadi. “Tidak mungkin kita hentikan sampah, karena sampah merupakan residu kehidupan yang harus dikendalikan bersama, ” katanya. Kegiatan ini lanjutnya, memberikan sebuah harapan akan terjadi perubahan di kota ini.

Selama ini pihaknya belum melihat partisipasi masyarakat secara maksimal, karena fenomena sosial yang terjadi di masyarakat kita hampir seluruh kegiatan diidentikan dengan uang. Sehingga lanjut Walikota masyarakat menggangap pekerjaan sosial menjadi tanggung jawab pemerintah, sehingga partisipasi masyarakat menjadi masalah.

“Saya mau bilang jangan pernah berhenti untuk terus menggalakkan upaya kebersihan, karena tidak pernah sia-sia dilakukan pemerintah ditunjang masyarakat dan komunitas,” katanya. (ANT)