Pemkot Ambon Operasi Burung Hantu di Malam Hari, Targetnya Ternyata Ini

by
Walikota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan pers, Senin (17/5/2021). FOTO : PRISKA BIRAHY

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan kembali melakukan operasi malam terhadap masyarakat yang memarkirkan mobilnya hingga pagi hari di pusat Kota Ambon. Banyak pengguna kendaraan roda empat tidak mempunyai lahan parkir.

“Setelah kondisi covid 19 mulai bisa dikendalikan, kita akan kembali melakukan operasi malam kepada kendaran yang parkir sembarangan di pinggir jalan hingga pagi hari,” kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Senin (17/5/201).

BACA JUGA : Walikota Bersyukur Kalau Ambon Macet

BACA JUGA : Akhirnya Jalan Rijali Resmi Dua Arah, Meski Belum Permanen

Walikota bilang operasi malam ini terus dilakukan tapi tetap melihat kondisi perkembangan Covid-19 di Kota Ambon.  Operasi malam ini dinamakan Operasi Burung Hantu (Burhan).

“Kita Operasi Burhan tetapi kita situasionir, tapi operasi ini terus jalan oleh Dinas Perhubungan Kota Ambon,” kata Richard.

Richard menegaskan, masyakarat yang parkir mobilnya di tengah jalan bakal langsung ditindak di tempat, dengan membayar denda sesuai dengan peraturan daerah (Perda) yang berlaku.

“Masyarakat yang Parkir sembarangan didenda sebanyak 500 ribu rupiah,” ujar Walikota.

Richard mengatakan, seluruh anggaran denda tersebut langsung dimasukan di kas daerah Kota Ambon.

Richard juga menambahkan, saat ini Pemkot Ambon telah memberlakukan tarif parkir jam jaman di lima kawasan strategis di pusat Kota Ambon.

Hal ini untuk meningkatkan target PAD Kota Ambon. “Kita target PAD dari sektor parkiran ini adalah 5 milyar rupiah dalam setahun,” kata Richard. (ALFIAN SANUSI)