Pemkot Segera Evakuasi 14 Rekan Kerja Korban Virus Corona Dari Amaris, Wawali : Farmers Market Juga Disterilkan

by
Syarif Hadler. FOTO : ALFIAN SANUSI

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan segera mengevakuasi 14 orang tamu Hotel Amaris Ambon. Ke 14 orang ini merupakan rekan kerja warga Bekasi yang kini terpapar virus corona atau Covid-19 di RSUD dr. Haulussy Ambon. Sebelum dilarikan ke RSUD Ambon dan dinyatakan positif virus corona, warga Bekasi itu tinggal bersama 14 orang rekan kerjanya di Amaris.

BACA JUGA : 14 Teman Warga Bekasi Yang Positif Corona Masih Berada di Hotel Amaris Ambon

“Kita akan pindahkan 14 orang rekan kerja yang bersangkutan (korban virus corona) dari Hotel Amaris,” kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Syarif Hadler kepada wartawan Senin (23/3/2020). Ke 14  tamu hotel  itu akan dipindahkan dan diisolasi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona meluas.

Loading...

Syarif mengatakan hotel tempat tinggal warga Bekasi ini akan di nonaktifkan sementara sampai seluruh hotel di semprot dengan cairan disinfektan. Menurut Syarif, selain hotel, petugas kesehatan juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di Farmers Market Ambon.

BACA JUGA : 14 Rekan Kerja Warga Bekasi Tidak Bekerja di Farmers Market Ambon, Wawali : Yang Disterilkan MR DIY

Farmers Market yang berada satu gedung dengan Hotel Santika Ambon ini diketahui lokasi kerja 14 orang teman warga Bekasi yang terkenah virus corona. “Baik Amaris dan Farmers Market akan diblok sementara, tunggu kita semprot cairan Disinfektan dulu biar steril lagi,” kata Syarif.

Wakil Walikota Ambon ini menghimbau warga Kota Ambon agar tetap mengikuti instruksi pemerintah dalam pencegahan dan memutus mata rantai virus corona ini. “Tolong ikuti himbauan dari kita, jangan main-main dengan virus yang sedang menyebar saat ini,” kata Syarif. Dia menambahkan, saat ini pihak kedokteran masih cukup untuk melakukan penanganan virus tersebut.(ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *