Pemkot Segera Surati Kementerian PUPR, Minta Izin Akses CCTV di JMP

by
Kamera pemantau atau CCTV di atas Jembatan Merah Putin (JMP) Kota Ambon, Kamis (20/5/2021). FOTO : PRISKA BIRAHY

TERASMALUKU.COM,-AMBON,-Jembatan Merah Putih Kota Ambon (JMP) nyatanya hanya memiliki 4 kamera pemantau atau CCTV. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berencana menyurati Kementerian PUPR untuk mendapat akses.

Upaya itu dilakukan setelah mereka gagal mendapat akses CCTV dari Kantor Pemeliharaan dan Fair Ground JMP, Kementerian PUPR. Padahal dari rekaman kamera pemantau, pihak kepolisian dapat mengusut, mengejar sekaligus mengantisipasi kejadian serupa.

Pemkot Ambon dan Polda Maluku diketahui memiliki sistem keamanan yang terhubung jadi satu dengan kemara pengawas. Di beberapa titik di Kota Ambon, pihak kepolisian dapat memantau aktivitas warga.

Sayangnya mereka menemui kendala dengan yang ada di JMP. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Ambon, Joy Andriansz mengakui pihaknya gagal kantongi izin mengakses rekaman CCTV.

“Saat ini info yang terakhir ada 4 CCTV dan kami tida diberikan akses untuk bisa memasang baru di JMP,” aku Joy kepada wartawan, Kamis (20/5/2021).

Joy bilang pihak kantor Pemiliharaan dan Fair Ground JMP, meminta Pemkot dan Polda untuk bersurat ke Kementerian PUPR.

Tujuannya untuk meminta izin akses CCTV dan atau memasang kamera baru di jembatan yang terhubung langsung dengan petugas kepolisian.

Atas alasan perizinan itu, Joy bakal bersurat ke kemeterian dalam waktu dekat. Pasalnya baru saja terjadi tindak kejahatan. Yakni salah seorang pengendara motor ditendang oleh pengendara lain. Warga sekitar juga pengguna jalan lain ikut resak. JMP jadi tidak aman lagi. (PRISKA BIRAHY)