Pemprov Maluku Dukung AM Sangadji Jadi Pahlawan Nasional

by

AMBON-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengapresiasi langkah pengurus Korps Alumni HMI (KAHMI) Maluku yang menggelar seminar pahlawan nasional, AM Sangadji dan Lafran Pane untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional.
“Kami sangat mengapresiasi seminar yang diselenggarakan oleh pengurus KAHMI Maluku, dan Pemprov Maluku sangat mendukung penuh kedua tokoh ini ditetapkan sebagai pahlawan nasional,”kata Gubernur Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Malku, Hamin Bin Tahir pada pelantikan pengrusus KAHMI Wilayah Maluku, Sabtu (30/4) malam.
Gubernur menyatakan peran kedua tokoh ini dalam mengisi kemerdekaan bangsa tidak perlu diragukan lagi, karena itu Pemrov Maluku mendukung sepenuhnya Lafran Pane dan AM sangadji untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
“Kedua tokoh ini sangat layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional, kiprah kedua tokoh ini dalam mengisi kemerdekaan tidak dapat diragukan,”ujarnya.
AM Sangadji tercatat bersama Cokro Aminoto dan Haji Agus Salim ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah Belanda. Atas perjuangannya yang tanpa menyerah AM Sangadji oleh generasinya dijuluki sebagai “Jago Tua”. AM Sangadji juga dikenal sebagai tokoh pergerakan yang punya mobilitas tinggi dalam menggelorakan kemerdekaan, kiprahnya untuk menggelorakan kemerdekaan tidak hanya dilakukan di Maluku namun juga di tanah Kalimantan hingga ke tanah Jawa.
Sedangkan Lafran Pane adalah pendiri organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia yakni HMI. Lafran Pane di masa mudanya juga ikut mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah.
Seminar pahlawan nasional oleh KAHMI Wilayah Maluku ini menghadirkan empat nara sumber yakni tokoh HMI, Akbar Tanjung, penulis biografi AM Sangadji, Mony Siti Aisya, Direktorat Kepahlawanan Kementrian Sosial serta Ketua GAMKI Maluku.
“Siapa yang meragukan perjuangan kedua tokoh bangsa ini, AM Sangadji namanya terpampang di hampir semua jalan di Indonesia, ada yang bertanya kepada saya apakah dia seorang pahlawan nasional? ternyata belum, padahal kiprah beliau sangat besar bagi kemerdekaan bangsa,”ujar Akbar Tanjung. ADI