Pemprov Malut Bersama Kemendag Rakor Bahas Persiapan Peluncuran Sail Tidore 2021

by
Kementerian Perdagangan bersama Pemprov Maluku Utara (Malut) dan Tidore Kepulauan menggelar rapat koordinasi persiapan peluncuran Sail Tidore 2021 di kantor Wali Kota Tidore Kepulauan. (Abdul Fatah)

TERASMALUKU.COM, TERNATE,- Kementerian Perdagangan(Kemendag)  bersama Pemprov Maluku Utara (Malut) dan Pemkot  Tidore Kepulauan menggelar rapat koordinasi (Rakor)  persiapan peluncuran Sail Tidore 2021.

“Pelaksanaan Sail Tidore 2021 memiliki arti penting bagi Pemprov Malut, karena direncanakan akan dimeriahkan beberapa kapal asal Spanyol dan Portugal yang berlayar bertepatan dengan perjalanan keliling dunia untuk mengenang ekspedisi Magelhaens 500 tahun lalu. Pada acara puncak, direncanakan wisatawan dari 100 negara akan datang ke Kota Tidore Kepulauan pada puncak 23 September 2021,” kata Sekjen Kemendag, Suhanto di Ternate, Selasa.

Dia mengemukakan, kegiatan Sail Tidore 2021 harus mampu memberikan dampak positif selama dan setelah kegiatan berlangsung , di mana pemerintah daerah harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat berpartisipasti secara penuh dan merasakan manfaatnya.

Suhanto yang juga Sekretaris Panitia Pusat Sail Tidore  2021 mengatakan, untuk menyongsong suksesnya event ini,  maka panitia pusat maupun  lokal di daerah yang sudah terbentuk harus intens melakukan koordinasi, agar tercipta komunikasi yang baik.

Adapun sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Nomor 28/2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Sail Tidore Tahun 2021, acara ini diketuai oleh Menteri Perdagangan.

“Kegiatan ini merupakan program internasional sehingga harus dipersiapkan, termasuk koordinasi bukan saja kementerian dan lembaga terkait, tetapi juga dengan Pemprov Malut dan Pemkot Tidore Kepulauan,” kata Suhanto.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, Sail Tidore 2021 adalah batu loncatan untuk mempercepat pembangunan perekonomian Malut.

“Untuk itu, kita harus mempromosikan Malut sebagai tujuan wisata nasional maupun internasional dengan mendorong kapal pesiar (yacht) mancanegara berlayar ke perairan Indonesia,” ujarnya.