Penculikan Aktivis HMI, KAMMI Ambon Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

by
Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Ambon, Firdaus Mony. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aksi penculikan terhadap aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon M. Syahrul Wadjo, dikecam Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Ambon, Firdaus Mony.

BACA JUGA : Polda Maluku : Sebelum Dilepas, Mahasiswa Korban Peculikan Dipukuli Sekali dan Diberi Makan

Mony mendesak aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease segera mengusut tuntas kasus ini. “Pak Kapolresta agar segera usut kasus ini sampai tuntas dan tangkap pelaku penculikan,” tegas Mony dalam siaran pers Humas KAMMI Kota Ambon yang diterima Terasmaluku.com, Kamis (3/8/2020).

Loading...

“KAMMI Daerah Kota Ambon mengutuk tindakan penculikan terhadap Aktivis HMI,” tambahnya. Diketahui, kasus penculikan M. Syahrul Wadjo terjadi di depan markas HMI  Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura, komplek perumahan Pemda, Desa Poka Kota Ambon, Rabu (2/9/2020) malam. Kasus ini sempat viral di sosial media.

Wadjo diculik oleh beberapa orang tidak dikenal dengan membawa senjata tajam dengan nada mengancam.”Sangat disesalkan karena bertentangan dengan amanat konstitusi setiap warga negara harus dilindungi dari setiap tindakan diskriminasi oleh siapapun,” tegas mony.

Tindakan represif tersebut, kata Mony, menjadi ancaman terhadap eksistensi aktivis sebagai agen penyeimbang terhadap kebijakan pemerintah.

Selain itu mony juga berharap agar kasus ini tidak dipolitisir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba sesama komponen aktivis.

“Yang terpenting saudara kami Syahrul Wadjo mendapatkan perlindungan secara hukum, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang di hari kedepannya,” tutupnya. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *