Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Halmahera Utara Semakin Bertambah

by
Sekretaris KPA Kabupaten Halut, Pendeta Soselisa. ANTARA/Abdul Fatah

TERASMALUKU.COM,-TERNATE -Komisi Penanggulan AIDS Kab.Halmahera Utara menyebutkan bahwa selama periode Januari hingga September 2019 telah menemukan 84 kasus warga yang telah terjangkit HIV/AIDS dan sudah tersebar di 17 kecamatan.

Sekretaris KPA Kabupaten Halut, Pdt Soselisa dihubungi dari Ternate, Selasa (17/9/2019)  mengatakan jumlah Penderita HIV/Aids di kabupaten Halut naik secara drastis, sepanjang tahun 2018-2010 jumlah penderita HIV/AIDS sudah mencapai 629 orang.

Dari jumlah peningkatan tersebut, Pihak KPA sendiri sangat mengapresiasi kerja-kerja tenaga medis sebagai SDM yang tersedia dan Fasilitas Alat kesehatan (Alkes) yang disediakan oleh pemerintah melalui lembaga pelayanan kesehatan seperti RSUD dan Puskesmas serta pihak terkait lainnya.

“Peningkatan jumlah penderita HIV/Aids seperti fenomena gunung es dan saat ini sudah menjadi 713 orang penderita. Namun kasus yang ditemukan sendiri merupakan penanganan medis dan Alkes yang sudah cukup memadai, sehingga deteksi kasus baru sangat gampang dan cepat.

Dirinya berani menjamin di daerah kabupaten lain juga pasti banyak, akan tetapi belum terdeteksi saja. Selain itu, jumlah penderita dari 713 masih didominasi ibu rumah tangga (IRT), dirincikannya untuk penderita HIV berjumlah 328 orang, sementara AIDS sudah 385 orang, 87 orang telah dinyatakan meninggal dunia dari 713 orang tersebut yang telah terdata sejak 2010 silam.

Loading...

“Dari total penderita ini, ada juga usia anak-anak sebanyak 15 orang yang terjangkit HIV dan tercatat hanya 256 orang saja yang rutin mengonsumsi obat,” katanya.

Ditanya mengenai banyaknya Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi areal TPI, Sose menyebutkan, untuk PSK, resiko penularan dan Jumlah kasus HIV di tempat yang dimaksud sangat minim, sebab, mereka lebih tahu cara memproteksi diri dari penularan penyakit.

“Banyak tempat hiburan malam dan kasus temuan HIV sangat kecil, padahal per tiga bulan KPA dengan pihak terkait melakukan tes darah pada pekerja kafe maupun PSK,” katanya.

Dari 17 kecamatan yang tersebar di Halut dan sesuai data yang dikantongi, Kecamatan Tobelo menempati posisi teratas untuk penderita HIV/Aids terbanyak, kemudian di susul kecamatan Tobelo Selatan.

“Oleh karena itu, dalam momentum hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019 mendatang, KPA akan programkan kampanye Generasi Milenial bebas HIV, tujuannya adalah memberikan edukasi awal kepada para kelompok produktif. karena ini perlu mengingatkan bahaya seks bebas,” katanya.(Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *