Pendeta Alda Mual Sabet Prestasi Mentereng Pengelola Kelompok Bermain Tingkat Nasional

by
Pendeta Alda Mual, saat menerima penghargaan

“Karya-karya besar dilakukan bukan dengan kekuatan, tetapi dengan ketekunan” (Samuel Johnson).

Satu lagi kabar membanggakan bagi pemerintah dan masyarakat Maluku. Kali ini datang dari Kepulauan Bangka Belitung, provinsi yang dijuluki Negeri Serumpun Sebalai. Adalah Pendeta Alda Mual, pendiri sekaligus pengelola PAUD Rantai Kasih Yayasan Elphidos, Desa Rumah Tiga, berhasil meraih hasil yang menakjubkan pada kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan(GTK) Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional ke-13 yang berlangsung tanggal 24-27 Juni 2019.

Melalui Naskah yang dikirimkan serta presentasi yang ditampilkan dihadapan para juri dengan judul “Jaringan Kolaborasi PK_JK (Persembahan Kasih_Jasa Kasih) sebagai upaya memanfaatkan potensi lingkungan dan manusia dalam meningkatkan karakter anak pada Paud Rantai Kasih Yayasan Elphidos” mengantarkan ia sebagai juara III Nasional kategori Pengelola Kelompok Bermain/Taman Penitipan Anak/Satuan Paud Sejenis.

Selain memperoleh penghargaan dalam bentuk piagam dan medali, ia bersama dua pemenang lain diberikan kesempatan untuk nantinya mengikuti kursus singkat selama tiga bulan di luar negeri. Prestasi ini patut mendapatkan acungan jempol, mengingat ia harus bersaing dengan 445 peserta, perwakilan dari 34 Provinsi. Belum lagi, ketika harus menyajikan materinya dihadapan tiga orang juri yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan anak, yakni Dedy Wahyudi Mustofa, Dr. Nurlalila Mei Tientje, M.Pd dan Dr. Sri Kurnianingsih, MM, Psikolog.

Kiprah Pendeta Alda Mual dalam mengembangkan pendidikan anak memang bukan baru kali ini. Sebelumnya ia juga pernah memperoleh penghargaan sebagai asesor ketiga terbaik (Sulawesi, Maluku, Papua dan Papua Barat).

Konsistensi dan totalitasnya dalam mengembangkan potensi anak memang terlihat jelas. Tidak hanya pada PAUD, tetapi juga Satuan Paud Sejenis (SPS), dalam hal ini Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI). Pendeta Alda telah wira-wiri di pulau-pulau kecil di Maluku untuk melaksanakan pelatihan bagi para pengasuh SMPTI sebagai karya nyatanya yang juga turut dipresentasikannya sebagai bentuk konktit bagaimana ia membangun generasi muda gereja dan bangsa. Bahkan atas kemampuannya itu, ia seringkali juga diundang sebagai narasumber dan trainer diluar Provinsi Maluku.

loading...

Diatas semua capaian yang ia peroleh, jebolan Pascasarjana Magister Pendidikan Universitas Pattimura ini menaruh harapan agar apa yang dikerjakannya dapat memberikan dampak yang positif bagi perkembangan pendidikan anak-anak di Maluku. Ia pun bermimpi bahwa akan semakin banyak orang yang menyatakan kepeduliaannya bagi pendidikan anak ditengah tantangan dunia hari ini.

“Memang sebuah karya nyata membutuhkan kesungguhan hati”. Tentu saat menjalaninya, segala sesuatu yang dikerjakan tidak bebas dari tantangan. Tetapi semua itu mesti dikerjakan dengan tekun agar membuahkan hasil bagi orang lain”, tandasnya. “Dimana pun kita berada, kehidupan adalah panggung untuk menampilkan kebaikan bagi sesama, khususnya anak-anak,” tutupnya.

Keberhasilan yang dicapai oleh Pendeta Alda Mual, bagaikan oase yang memberi kesegaran dan optimisme ditengah pergumulan bersama untuk membangun kualitas pendidikan di Maluku. Semoga pemerintah dan seluruh stakeholder semakin terpacu untuk menyiapkan tenaga-tenaga guru berkualitas dan terus berbenah untuk melahirkan generasi emas Maluku. Terus maju Pendidikan Anak Usia Dini dan Dikmas Maluku (Alfred Ohman, Pendeta GPM, Kontributor Terasmaluku.com)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *