Pendiri CCI, Resmikan Panti Asuhan Shedini Cinta Maluku di Ambon

by
Dwi Prihandini, pendiri dan pembina Panti Asuhan Shedini Cinta Maluku saat peresemian Sabtu di Ambon,(21/11). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Pendiri Clerry Cleffy Institute meresmikan sebuah panti asuhan di Maluku. Shedini Cinta Maluku berdiri sebagai payung menaungi anak-anak Maluku yang membutuhkan.

Menurut Dini penderian panti asuhan itu sebagai salah satu jawaban atas upayanya menjangkau anak-anak Maluku yang selama ini terlupakan. Dalam perjalanan melayani, dia kerap menjumpai anak-anak marjinal hingga mereka yang menjadi korban kekerasan.

“Nah panti asuhan ini bisa jadi tempat perlindungan buat mereka. kami juga bermitra dengan dua yayasan yang mendukung ini. Rumah Beta Maluku dan Yayasan Peduli Inayana Maluku. Jadi saya bisa dukung mitra saya,” jelas Dini, Direktur Shedini Spata Spektra, Sabtu siang (21/11/2020).

Loading...

Mitra Rumah Beta Maluku menangani Orang Dengan HIV/AIDS. Sedangkan Yayasan Peduli Inayana Maluku menaungi perempuan penyintas dan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau kekerasan domestik.

Dini berharap kerjasama dengan mitra itu dapat membantu banyak anak Maluku yang membutuhkan atau yang sedang dalam kasus. Semisal membantu anak-anak atau penyintas kekerasan domestik dari Yayasan Peduli Inayana Maluku. Mereka yang tengah mencari perlindungan sementara dapat lebih aman dan nyaman berada di situ.

Keberadaan panti asuhan ini juga diupayakan menjadi solusi atas masalah sosial anak-anak marjinal yang ada di Kota Ambn.

“Kami harap bisa beri warna baru buat Maluku. Mengingat hanya ada 12 panti di Ambon dan total seMaluku hanya 31. Panti ini jadi bisa mewadahi anak-anak Maluku,” lanjutnya.

Terkait dengan hari peresmian Shedini Cinta Maluku, Dini mengaku dia sengaja memilih tanggal 21 November yang bertepatan dengan 5 tahun kepergian almarhum sang suami, Clerry Cleffy.

Saat ini Shedini Cinta Maluku belum diisi. Baru ada pengurus dan ibu ash di panti. Rencananya usai peresmian para pengurusn dan pengasuh sudah siap menerima anak-anak. Bersamaan dengan peresmian itu, dirinya juga membagi sebanyak 50 unit sepeda kepada anak-anak Maluku.

“Anak-anak kan sekarang suka main gadget, harapnnya dengan sepeda dapat meningkatkan aktivitas gerak mereka. Jadi tidak nunduk aja,” katanya. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *