Pengawasan Hewan Kurban, Distan Maluku Pastikan Kondisi Sapi dan Kambing Yang Dijual di Ambon Sehat dan Memenuhi Syarat

by
Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku didampingi jajarannya saat lakukan pengawasan pada salah satu lokasi penjualan hewan kurban jenis sapi di kawasan Kate-Kate, Kota Ambon, Rabu (14/7/2021). Foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dinas Pertanian Provinsi Maluku melakukan pengawasan terhadap hewan-hewan kurban baik itu jenis sapi maupun kambing yang dijual di sejumlah titik di Kota Ambon.

Berdasarkan hasil pengawasan yang sudah dilakukan ini, dipastikan hewan-hewan kurban yang dijual para pedagang musiman ini dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat secara syar’i.

Plt Kadis Pertanian Provinsi Maluku, Jasmin Badjak

“Dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bidang Peetrnakan, semua ternak secar syar’i memenuhi syarat untuk sapi maupun kambing itu rata-rata umur dua tahun dan sampai saat ini belum ditemukan adanya penyakit pada sapi atau kambing,”ungkap Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Jasmin Badjak kepada wartawan disela-sela pengawasan yang dilakukan di kawasan Kate-Kate, Kota Ambon, Rabu (14/7/2021).

Ppegawasan yang rutin dilakukan setiap tahunnya jelang Hari Raya Idul Adha ini lanjut Jasmin sesuai Surat Edaran Kementerian Pertanian RI dan juga Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan.

Bahkan Distan Maluku juga sudah menyurati kabupaten/kota di Maluku untuk melakukan hal serupa termasuk pengawasan saat penyembelihan nanti. “Kami sendiri dari dinas juga sudah membuat surat ke seluruh kabupaten/kota untuk lakukan pengawasan terhadap seluruh kegiatan kurban terutama terhadap hewan ternak sapi dan kambing,”sambungnya.

Dipastikannya, pengawasan ini akan dilakukan hingga saat penyembelihan. “Distan akan melakukan pengawasan mulai dari sapi atau kambing keluar sampai masuk ke lokasi-lokasi penampungan termasuk pada saat dilakukan penyembeliha. Jadi pada saat pemotongan, teman-teman di Bidang Peternakan baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota akan melakukan pengawasan baik itu di RPH, diluar RPH maupun di daerah-daerah di kompleks-komleks masjid,”tandasnya. (Ruzady)