Pengendara Motor Tetap Boleh Berbonceng Selama Penerapan PSBB di Ambon

by
Ketua Gugus Tugas Kota Ambon Syarief Hadler ikut memantau pemeriksaan syarat masuk Kota Ambon di pos jaga perbatasan Ambon - Malteng di Passo Larier pada Selasa, (9/6/2020). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,AMBON,-Para pengendara bermotor tak perlu khawatir. Aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Ambon tidak sampai membikin ribet seperti yang diterapkan lebih dulu di Jakarta. Pengendara bermotor tetap boleh berboncengan dengan batas maksimal tertentu dan menggunakan protokol kesehatan yang ada.

BACA JUGA : Ada Sanksi Rp 50 Ribu Sampai Rp 30 Juta Saat PSBB

Hal itu diungkapkan Walikota Ambon Richard Louhenapessy usai rapat bersama Satuan Kerja Perangkat Dinas di Hotel Marina Ambon, Sabtu (20/6/2020). Tidak ada larang untuk membonceng penumpang. Pengendara bermotor juga pengendala ojek online dan konvensional tetap boleh membawa penumpang.

Loading...

“Tapi maksimal boleh dua. Kalua satu kelaurga ada satu anak lagi tidak boleh. Harus pilih bonceng istri atau anak. Hanya boleh dua. Tidak apa-apa bisa bonceng penumpang,” terang Richard kepada sejumlah media di lobi Hotel Marina Ambon. “Protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Pakai masker juga tidak pakai helem ojek, tapi pakai helem sendiri, dibawah dari rumah,” rincinya.

Menengok aturan PSBB di beberapa kota besar seperti di Jakarta misalnya, pengendara motor dan ojek tidak dibolehkan membawa penumpang. Mereka hanya bisa membawa barang. Namun penerapan di Ambon tidak seperti itu. Aturan itu dibuat rinci dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat di Kota Ambon.

Sementara untuk kendaraan roda empat hanya boleh membawa penumpang 50 persen dari total kapasitas tampung mobil. Aturan itu masih sama dengan yang diberlakukan di PSBR dan PKM.

Penumpang tetap harus mengenakan masker di dalam mobil dan menjaga jarak.  Akan ada 20 titik pantau dalam kota untuk memastikan penerapan aturan PSBB tunai dilakssanakan warga. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *