Pengunjuk Rasa Bikin Surat Pernyataan Minta Kepala PLN Tanggung Jawab

by
Surat pernyataan yang dibikin pengunjuk rasa atas nama warga Seram Selatan meminta GM PLN UIW Maluku-Maluku Utara bertanggungjawab pulihkan listrik, (26/4).

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Selama hampir dua jam para pemuda Seram Selatan berorasi di depan Kantor PT. PLN Unit Induk Wilayah Maluku Maluku Utara kawasan Tugu Trikora Ambon, Senin (26/4/2021).

Pendemo menunggu dipertemukan dengan Genaral Manager (GM) PT. PLN Unit Induk Wilayah Maluku-Maluku Utara.

BACA JUGA : Seminggu Puasa Listrik Padam Sehari Dua Kali, Warga Seram Selatan Unjuk Rasa Tagih Janji PLN

Sempat terjadi saling dorong antar petugas PLN dengan pengunjuk rasa yang tidak beranjak hingga ada pertanggungjawaban PLN atas janji pemulihan listrik di wilayah Seram Selatan.

Lantaran kesal dengan janji tanpa realisasi, pengunjuk rasa itu lantas membuat surat pernyataan. Surat yang mereka bikin dengan tulisan tangan berserta meterai Rp 10.000 itu mereka tujukkan kepada kepala PLN Wilayah Provinsi Maluku – Maluku Utara.

Isinya yaitu janji tertulis agar PLN bertanggungjawab menyelesaikan masalah listrik di Seram Selatan.

Hal itu mereka lakukan setelah sebanyak tiga kali aksi serta audiensi bersama PLN namun tidak ada hasil. Amins, salah seorang peserta ujuk rasa asal Tehoru berujar, dalam sehari puasa terjadi pemadaman dua hingga tiga kali.

“Awal puasa sampai tiga kali dalam sehari mati. Katong mau bikin usaha jadi susah. Mahasiswa di kampung yang mau kuliah online jadi sulit. Ini PLN dong rencana bikin susah kah,” katanya geram.

Surat pernyataan itu mereka buat sebagai bukti untuk menagih janji PLN. Kondisi pemadaman dan belum optimalnya listrik 24 jam ini berlangsung selama delapan bulan. Surat pernyataan itu diserahkan langsung kepada GM PLN saat bertemu. (PRISKA BIRAHY)