Pengusaha Arab Saudi, Malaysia Hadiri HUT Kabupaten Buru di Namlea

by
Bupati Buru Ramly Umasugi (tengah) bersama pengusaha dari Arab Saudi, Maroko dan Malysia saat HUT Kabupaten Buru di Monumen Tugu Tani Kota Namlea, Sabtu (12/10/2019). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru menggelar peringatan HUT Kabupaten Buru ke 20 Tahun 2019 di Bundaran Tugu Tani Kota Namlea, Sabtu (12/10/2019). Peringatan HUT dipimpin langsung Bupati Buru Ramly Umasugi dan dihadiri, Wakil Bupati Buru, Amustafa Besan, Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Kabupaten Buru serta udangan lainnya.

Bupati Buru Ramly Umasugi memotong tumpeng HUT Kabupaten Buru ke 20 Tahun 2019. FOTO : ISTIMEWA

Diantara tamu undangan terdapat sejumlah pengusaha asal luar negeri. Diantaranya, Buya Aqil Tahir Hasan dari Saudi Arabia, Tan Sri Abdul Rahman bin Abdul Hamid dari Malaysia, Mr.Zahra Mammad dari Maroko, Khadijah Iskandar, Perwakilan Bupati Buru urusan luar negeri. Ketiga pengusaha  memang diundang khusus Pemkab Buru karena akan menanamkan investasi mereka di Kabupaten Buru.

Pada HUT ini, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Buru memotong nasi tumpeng yang kemudian diberikan kepada Ketua DPRD sementara Kabupaten Buru, Dali Fahrul Saifudin. Pada perayaan ini, Bupati juga membuka Pestival Pesona Bupolo ke-4 yang akan berlangsung hingga Senin (14/10/2019).

Dalam sambutannya saat HUT Kabupaten Buru ke 20, Bupati Ramly Umasugi mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2012 sebesar 5,44 persen meningkat menjadi 6,22 persen pada tahun 2018. Dan menurut Bupati angka ini merupkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Maluku.  Sementara menurut Bupati, inflasi pada tahun 2012 sebesar 31,24 persen dan dapat ditekan pada angka 2,6 persen pada tahun 2018.  Angka ini masih berada dibawah inflasi Provinsi Maluku sebesar 3,3 persen.

“Prestasi yang kita raih sudah tentunya merupakan penilaian pemerintah pusat. Momentum peringatan HUT ke-20 Kabupaten Buru tahun 2019 ini memiliki nilai strategis karena pada saat yang sama Kabupate Buru keluar dari daerah tertinggal menjadi daerah terantas dari beberapa indikator yang ditetapkan,”kata Bupati Umasugi.

Pada perayaan HUT Kabupaten Buru juga ditampilkan tarian khas Buru yang dibawakan oleh para pelajar di Kota Namlea. Berbagai kegiatan juga digelar untuk memeriahkan HUT Kabupaten Buru. Yakni, pameran pembangunan, parade Bhineka Tunggal Ika dan suguhan seni budaya Bupolo. Selain itu juga digelar malam penggalangan dana bagi korban Gempa Kota Ambon, Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat serta eksebisi tinju pada Sabtu (12/10/2019) malam. (ILA)