Penjelasan Jubir Satgas Covid 19 Soal Jadwal Vaksinasi di Maluku

by
dr. Adonia Rerung. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sampai dengan Senin 11 Januari 2021, vaksin Covid-19 belum juga didistribusikan ke 11 kabupaten/kota karena masih menunggu izin edar dari BPOM sehingga 15.120 dosis vaksin Covdi-19 masih disimpan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku di Kota Ambon.

Di lain sisi, Pemerintah Pusat merencanakan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan serentak pada 13 Januari dan di Maluku 15 Januari 2021.

Loading…

Sementara untuk mendistribusikan vaksin ke kabupaten/kota di Maluku juga membutuhkan waktu karena rentang kendali wilayah yang terpisah lautan.

Pertanyaannya, apakah vaksinasi Covid-19 di Maluku dapat berjalan sesuai waktu yang direncanakan oleh Pemerintah Pusat?

Terkait hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menjelaskan jika hingga jatuh tempo pada 13 Januari izin edar belum dikeluarkan BPOM, maka kemungkinan pelaksanaan vaksinasi akan mundur termasuk untuk wilayah Maluku.

Jika memang kondisinya harus diundur lagi waktu pelaksanaan vaksinasi Cobid-19, maka lanjut Rerung, Provinsi Maluku maupun 11 Kabupaten/Kotanya akan menyesuaikan dengan perubahan jadwal yang tetapkan Pemerintah Pusat.

“Jadi gini, kalau sampai jatuh tempo pada 13 Januari seperti yang direncanakan oleh Pemerintah Pusat belum berjalan karena belum keluar izin dari BPOM, secara otomatis mundur karena ini target pemerintah. Saya kira juga Pak Presiden ketika menetapkan vaksin itu dan Menkes tentu sudah berbicara dengan para ahli dan BPOM terkait penelitian dan sebagainya itu sampai kapan sehingga diambil kesimpulan seperti ini. Kalau pun melenceng, pasti molor lagi, akan muncul aturan baru penetapan tanggal baru. Jadi dari Provinsi dan Kabupaten menyesuaikan dengan perubahan secara nasional,”tandasnya. (Ruzady)