Penjualan Baju Bekas di Ambon Menurun

Penjualan Baju Bekas di Ambon Menurun

SHARE
Salah Satu penjual Baju Bekas Di kota Ambon Juhria Vanat .Foto : doc.Zul

TERASMALUKU.COM-AMBON-Soal gaya telah menjadi nomor satu di Kota ambon. Mungkin dengan penampilan tidak harus dengan baju yang mahal. Di Ambon sendiri soal gaya telah mendarah daging di sebagian masyarakat.

Nama Cakbor atau baju bekas di Kota Ambon sudah tak asing lagi. Banyak warga yang suka berkunjung untuk membeli pakaian bekas yang berada di kawasan Pasar Mardika Ambon.

Menelusuri lorong-lorong pakaian bekas di Kota Ambon menjadi nikmat tersendiri, karena dengan membeli baju bekas kita bisa mendapat merek-merek terkenal dengan harga yang sangat terjangkau.

Namun kini, pasar cakar bongkar sepi pembeli. Dari pantauan Terasmaluku.com, Sabtu (26/5/2018) lokasi Cakar bongkar di Mardika Ambon tak seramai seperti hari biasanya. Tak banyak warga yang datang berburu pakaian bekas. Bahkan karena sepi, sebagian pedagang memilih tidur di tempat usahanya itu.

Menurut Juhria Vanath, seorang pedagang cakar bongkar, jumlah pendapatan pada bulan Ramadhan perharinya berkisar antara Rp 50.000 sampai dengan Rp 70.000 padahal biasanya pendapatan mereka diatas itu.

“Saat ini sepi pembeli, pendapat kami turun sekali.Ini akibat dari cuaca yang kurang bersahabat sehingga menjadi salah satu faktor tingkat jumlah pembeli pakaian bekas di Kota Ambon menurun,” kata Juhria Vanath. (ZUL)

loading...