Penutupan Lokalisasi Tunggu Deklarasi

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Penutupan lokaliasi alami beberapa kali penundaan meski begitu mendapat dukungan penuh dari pemerintah negeri Batumerah.

Pejabat Kepala Negeri Batumerah, Fenly Masawaoy saat ini tengah menunggu keputusan walikota Ambon segera menutup secara resmi lokalisasi yang berada di tengah perkampungan padat penduduk itu.

Untuk diketahui, penutupan yang terjadwal pada Desember itu alami penundaan lanatarn menunggu adanya deklarasi bersama. Hal itu sebagai penanda formalitas bahwa tidak ada lagi praktik-prakit serupa di kawasan itu.

Pada kesempatan berbeda di awal tahun 2019, Walikota Ambon versava jajaran SKPD menyampikan hal tersebut. Penutupan masih menunggu deklarasi. Sejatinya segala persiapan dan dana pemulangan ada. Hanya saja dalam praktiknya, penutupan wajib disertai deklarasi bersama.

“Deklarasi bersama dengan kementerian. Itu supaya semua tahu tidak ada lagi praktik prostitusi di situ dan sudah masuk ke ranah hukm. Kalau masih ada lagi itu masuk ke tindakan melanggar hukum,” tegas Fenly kepada Terasmaluku.com.

Dari data yang diterima pemerintah negeri ada 100an pekerja seks komersil yang hendak dipulangkan oleh pemerintah kota. Segala persiapan termasuk nomor rekening mereka juga siap. Oleh kementrian sosial akan mengirimkan langsung biaya hidup selama sebulan kepada mereka usai kembali dari Ambon.

loading...

Fenly memastikan usai deklarasi tidak akan ada lagi aktifitas di Tanjung. Dia dan perangkat negeri juga warga telah bersepakat. Kehadiran lokalisasi di tengah perkampungan beri dampak besar khususnya bagi pertumbuhan anak.

Karena itu mereka mendukung segera pentupan. Dia lain sisi pihaknya juga pemkot telah menyusun kerangka untuk pemberdayaan warga sekitar. Yakni untuk mendukung geliat ekonomi yang terdampak usai penutupan lokalisasi.

“Yang paling terasa itu paling yang punya kios. Kalau seperti tukang cuci atau satam kan mereka bisa bekerja bebas di tempat lain. Kami dorong untuk kerja mandiri UMKM,” terangnya.

(PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *