Peran Dinkes Kota Ambon Dalam Serbuan Vaksinasi Kodam Pattimura  Diapresiasi Pangdam

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry A Rahawarin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Sabtu (3/7/21).

Serbuan vaksinasi ini dilaksanakan terpusat di Ambon oleh Korem 151/Binaiya dan di Ternate oleh Korem 152/Babullah.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam didampingi Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Kasdam XVI/ Pattimura, Danrem 151/BNY dan beberapa Pejabat Utama Kodam serta pejabat TNI-AU dan AL Ambon melaksanakan Video Conference dengan Panglima TNI di Jakarta.

Dalam peninjauannya Pangdam mengapresiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon yang telah berperan aktif bersama TNI, untuk bersama-sama melakukan serbuan vaksin.

“Saya ucapkan terima kasih kepada ibu Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy bersama jajarannya, sampai dengan saat ini sangat berperan aktif bersama kami untuk memberantas virus Covid-19,” ucap Pangdam.

Pada Sabtu (3/7/2021) terdapat 12 titik pelaksanaan vaksinasi di Lapangan Merdeka, 8 titik oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon  dan 4 titik vaksinasi oleh TNI.

Selain itu, Pangdam juga mengapresiasi antusiasme masyarakat di Kota Ambon untuk mengikuti program vaksin Covid-19.

”Saya lihat, antusiasme masyarakat Kota Ambon sangat tinggi untuk melaksanakan vaksin. Ini artinya, masyarakat Kota Ambon sudah sadar dan paham akan pentingnya vaksinasi, semoga ini bisa mempercepat putusnya mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku,” tutur Pangdam.

Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi untuk wilayah Maluku mencapai 40.261 orang dan Maluku Utara sejumlah 18.595 orang, melebihi target yang ditentukan selama pelaksanaan serbuan vaksinasi.

Pangdam berharap, pencapaian ini dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung pencapaian target nasional 1 juta vaksin per hari.

Pangdam meminta Satgas Covid-19 serta pihak terkait, dapat memperketat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah masing-masing.

“PPKM Mikro di wilayah Maluku dan Maluku Utara harus diperketat dalam rangka melindungi warga dari ancaman paparan Covid-19” pungkas Pangdam. (Pendam16)