Perjuangan LIN Terealisasi, Anggota DPR RI Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Murad

by
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo bersama Gubernur Maluku Murad Ismail melihat ikan tuna hasil tangkapan dari laut Maluku di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui Ambon, Senin (31/8/2020). FOTO : HUMAS KKP

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Komisi IV DPR RI telah menyetujui pagu anggaran sebesar Rp 3,2 triliun untuk merealisasikan Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Maluku dan Maluku Utara. Persetujuan itu diputuskan dalam rapat kerja antara Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Selasa (15/9/2020).

BACA JUGA : Mahasiswa Aru Demo Tolak LIN, Begini Respon Pemprov Maluku

BACA JUGA : DUKUNG Realisasi LIN, DPR Setujui Usulan Anggaran KKP Rp3,2 triliun Untuk Maluku dan Malut

Keputusan politik anggaran KKP dan DPR RI untuk mendukung LIN ini diapresiasi anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Hendrik Lewerissa. “Sebagai anggota DPR RI dari Dapil Maluku, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi pemerintah pusat yang telah mewujudkan janji mereka kepada Maluku. Kami memahami sungguh apa yang sudah lama dinanti-nantikan oleh rakyat dan daerah Maluku terkait LIN ini,” kata Hendrik Lewerissa dalam siaran persnya, Kamis (17/9/2020).

Anggota DPR RI Dapil Maluku ini mengatakan, yang paling mendesak saat ini adalah Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota di Maluku untuk mempersiapkan peta jalan (road map) perencanaan yang baik untuk melaksanakan LIN ini.  Menurutnya, perencanaan yang dilakukan semestinya adalah merencanakan sesuatu yang pas dengan implementasi LIN, yang realistis dan yang dapat dilakukan.

Loading...

Menurut Hendrik, Lumbung Ikan Nasional akan berhasil jika infrastruktur pendukung dapat tersedia secara memadai seperti, tersedianya pelabuhan-pelabuhan perikanan, pembangunan cold storage, tersedianya energi listrik yang memadai serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung kemajuan perikanan tangkap dan perikanan budi daya.

Di atas semuanya itu kata Hendrik, LIN hanya akan berhasil jika aparatur pemerintah terutama dari Dinas terkait mampu menciptakan iklim usaha perikanan yang kondusif. “Harapan Pak Menteri KKP,  Edhy Prabowo, agar LIN tidak hanya sebatas slogan tetapi harus mewujud dalam realitas pembangunan sektor perikanan yang lebih nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Maluku, harus menjadi catatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan di Maluku,” kata Hendrik.

Hendrik juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Maluku Murad Ismail sehingga perjuangan panjang LIN Maluku disetujui pemerintah pusat. “Saya juga memberi apresiasi kepada Pak Murad Ismail selaku Gubernur Maluku yang sangat proaktif memperjuangkan LIN di pusat. Di masa beliaulah LIN ini bisa terwujud,”jelas Hendrik.

Selain itu, kata Hendrik, perjuangan politik dari semua anggota DPR dan DPD dari Maluku yang secara kolektif memiliki concern juang yang sama terkait LIN juga patut diapresiasi serta kontribusi berbagai pihak lainnya.

“Harapan saya yang paling terakhir terkait LIN adalah bahwa Pemerintah Daerah harus arif dalam implementasi LIN dengan memperhatikan pemerataan infrastruktur perikanan di seluruh wilayah agar masyarakat Maluku dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan sektor perikanan lewat kebijakan LIN ini,” kata Hendrik. (Ruzadi Adjis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *