PKB Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Balon Gubernur di Jakarta

by
Ketua Desk Pilkada PKB Maluku, Malaka Yaluhun memberikan keterangan pers di Kantor DPW PKB Maluku, Rabu (30/8). FOTO : ALFIAN (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan  13 Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku,  di Kantor  DPP PKB Jakarta Pusat pada Kamis 7 September hingga Jumat 15 September 2017.

Ketua Desk Pilkada PKB Maluku, Malaka Yaluhun mengatakan, pada  uji kelayakan dan kepatutan itu, semua Balon yang  mendaftar  akan diundang mengikuti tahapan tersebut di  DPP PKB.

“Mereka akan diundang secara resmi, jika ada bakal calon yang sengaja tidak mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB maka desk Pilkada PKB Maluku tidak bertanggungjawab,” kata Malaka kepada wartawan di Kantor DPW PKB Maluku, Rabu (30/8).

Ia mengatakan, dari hasil penjaringan terdapat 13 Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang mendaftar di PKB Maluku. Diantaranya, sembilan Balon Gubernur dan empat Balon Wakil Gubernur.

Balon Gubernur yakni, Said Assagaff, Tagop Soulisa, Angelina Helena Pattiasina, Barnabas Orno, Herman Koedoebun, Barnabas Orno, Murad Ismail, Bitsael Salfester Temmar, Johozua Markus Youltuwu, dan Komarudi Watubun.

Sementara  empat Balon Wakil Gubernur  yakni, Abdullah Vanath, Andareas Retanubun, Mozes Rudy F Timisela dan Habiba Pellu. Malaka juga menyatakan, terkait pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan, Balon Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan kewenangan  penuh DPP PKB.

Sementara itu,  Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis menyatakan, uji kelayakan dan kepatutan dilakukan untuk menguji integritas dan kemampuan setiap Balon dalam mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan rakyat, sekaligus memiliki kemampuan yang handal dalam mengelola potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam di Maluku.

“Insya Allah Minggu depan akan dilaksanakan uji kelayakan untuk pendalaman visi-misi para Balon yang telah mereka paparkan di Muspinwil PKB Maluku beberpa waktu lalu,” kata Basri.

Basri  mengatakan, terkait Balon  Gubernur dan Wakil Gubernur yang belum menyampaikan visi misinya, akan dikonfirmasikan untuk melaksanakan penyampaian tersebut secara bersamaan saat uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB. “PKB Maluku tidak tebang pilih, baik itu kader atau bukan kader, wajib untuk mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan partai,” katanya. (IAN)