PLH Gubernur Pantau UN SMA Lewat Video Conference, Ini Yang Ditemukan

by
PLH Gubernur Maluku Hamin Bin Thahir memberikan keterangan pers usai memantau pelaksanaan Ujian Nasional melalui Video Conference di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Senin, (1/4/2019).FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-PLH Gubernur Maluku Hamin Bin  Thahir memantau pelaksanaan  Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis kertas atau pinsil di sebelas kabupaten kota melalui Video Conference yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Senin, (1/4/2019). Video Conference ini digelar setelah Hamin membuka UNBK di SMA Negeri 11 Ambon.

Pantauan Terasmaluku.com dalam Video Conference di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku itu, Hamin mendapatkan laporan dari Kepala Dinas dan Kepala Sekolah mengenai jalannya Ujian Nasional (UN) di daerahnya. Sejumlah daerah melaporkan  kondisi akses internet lemah. Jaringan internet tidak terhubung secara baik dengan sever pusat Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan saat UN.

Kabupaten yang mengalami ganguan jaringan diantaranya Maluku Barat Daya (MBD), Kecamatan Waisala Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Buru. Hamin mengatakan, dengan adanya ganguan jaringan internet itu, menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi Maluku saat pelaksanaan UN nanti.

Dalam Video Conference itu, Pemprov Maluku juga menghadirkan Haris Setyawan, GM Witel Jenderal Manager Telkom Wilayah Maluku dan PLH Manejer Sub Bagian Pengendalian Operasi Distribusi  PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara. Tujuannya  agar pihak Telkom dan PLN secara langsung dapat menyaksikan  kendala yang terjadi di kabupaten dan kota saat pelaksana UN. “Saya kira mereka (Telkom dan PLN) sudah dengar kekurangan yang dialami oleh sekolah baik terkait jaringan internet maupun PLN di kabuapaten dan kota di Maluku,”jelas Hamin.

 

Haris Setyawan mengatakan, Kabupaten MTB jaringan internet mengalami ganguan karena di daerah itu masih memakai jaringan satelit, sehingga kapasitasnya terbatas. “Untuk ganguan  seperti di Pulau  Buru dan Waisala selain sekolah jauh dengan jaringan, gangguan jaringan  juga akibat pengaruh cuaca,” kata Haris Setyawan. Sementara itu pihak PLN mengatakan,  saat UN tiap sekolah dibantu dua orang tenaga PLN. Jika mengalami ganguan dapat diatasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, M. Saleh Thio menyebutkan  jumlah siswa SMA/MA dan SMALB di Maluku yang mengikuti UN berjumlah 22.436 orang. Rinciannya, siswa SMA sebanyak 20.238 0rang, siswa MA  2.435 orang dan siswa SMALB sebanyak 26 orang.

Jumlah sekolah yang melaksanakan UN sebanyak 346 sekolah dengan rincian SMA 280 sekolah, MA 57 sekolah dan SMALB sembilan sekolah. Dari 280 sekolah SMA yang melaksanakan UN terdapat 259 sekolah melaksanakan UNBK, dan 21 sekolah melaksanakan berbasis kertas dan pinsil (UNKP). “Khusus untuk UNBK pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak ada kendala yang ditemui,”kata Saleh (NAIR FUAD)