PN Ambon Vonis 10 Tahun Penjara Seorang Perempuan Terkait Sabu 200 Gram

by
Dian Nikijuluw saat ditangkap aparat BNN Maluku pertengan Oktober 2020. FOTO : DOK. TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada terdakwa kasus narkoba Dian Nikijuluw.

Dian, residivis kasus serupa ini juga dihukum membayar denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

“Mengadili, menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika,” kata Ketua Majelis Hakim, Orpa Martina saat membacakan amar putusan dalam persidangan di PN Ambon, Kamis (8/7/2021).¬†Orpa didampingi dua hakim anggota, Josce Jane Ririhena dan Julianti Wattimury.

Putusan majelis hakim kepada perempuan yang bermukim di Kayu Putih, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Tinggi Maluku.

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Dian dengan hukuman penjara 12 tahun. Ia juga diminta membayar denda sebesar Rp.1 miliar, subsider 1 tahun penjara.

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa dikategorikan berat karena tidak mendukung program pemerintah memberantas narkoba. Sementara yang meringankan, terdakwa berlaku sopan selama persidangan.

Dalam persidangan tersebut, terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Fileo Pistos Noija dan Marcel Hehanussa.

Dalam berkas dakwaan, JPU mengatakan tindak pidana yang dilakukan terdakwa Dian diketahui setelah petugas BNN Maluku mendapat informasi dari informan.

Informasi itu menyebutkan kalau rekan terdakwa yaitu Marianus Kainama (berkas terpisah), akan datang dari Jakarta menggunakan penerbangan Komersial Batik Air. Dia akan tiba di Ambon pada Jumat 16 Oktober 2020, dengan membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Berdasarkan informasi itu, petugas BNN Maluku melakukan pemantauan terhadap Kainama di areal Bandara Pattimura. Tidak lama kemudian pesawat yang ditumpangi mendarat di Bandara dan ia berjalan melalui pintu keluar.

Tak sadar, jejak Kainama sudah diketahui petugas yang sedang memantau gerak geriknya. Saat itu, ia bergegas masuk dalam mobil Avanza yang dikemudikan terdakwa Dian.

Keduanya pun meluncur ke Kota Ambon. Saat sampai di depan Kantor Polsek Teluk Ambon, petugas BNN yang sudah menunggu di situ memberhentikan mobil terdakwa lalu mengarahkan masuk ke dalam halaman Polsek untuk penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu-sabu yang dikemas dalam plastik klip ukuran sedang seberat 200 gram. (HUS)