Polda Maluku : Dua Oknum BNN Yang Diamankan di Sekitar Rumah Kepala...

Polda Maluku : Dua Oknum BNN Yang Diamankan di Sekitar Rumah Kepala BNN Maluku Terkait Pesta Sabu di Kudamati  

SHARE
Kombes Pol. Muhamad Roem Ohoirat

TERASMALUKU.COM,AMBON-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku membantah adanya pengrebekan pesta sabu yang dilakukan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Maluku di dalam rumah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Brigjen Pol Rusno Prihardito di kawasan Karang Panjang Kecamatan Sirimau Kota Ambon,Rabu (8/8/2018) malam.

BACA JUGA : Rumah Sewaan Kepala BNN Maluku Yang Digrebek Ditres Narkoba Polda Maluku

Menurut Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat yang terjadi adalah aparat Ditres Narkoba bersama Propam Polda Maluku menangkap dua orang oknum anggota Polri yang juga anggota  BNN Maluku di sekitar rumah Kepala BNN Maluku, bukan di dalam rumah.

Kepala BNN Provinsi Maluku Brigjen Pol Rusno Prihardito (baju putih) didampingi tim BNN Pusat memberikan keterangan pers, Jumat (10/8/2018) terkait penangkapan dua anggota BNN oleh Ditres Narkoba Polda Maluku. FOTO : TERASMALUKU

“Perlu kami jelaskan sekarang beredar seolah-olah kemarin (Rabu 8 Agustus) dilakukan pengrebekan pesta sabu yang terjadi di rumah kepala BNN Provinsi Maluku. Perluh kami jelaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar dan tidak perna kami dari Polri memberikan keterangan terkait hal itu,” kata Ohoiar saat jumpa wartawan di Polda Maluku Kamis, (9/8/2018) petang.

Ohoirat yang didampingi Direktur Ditres Narkoba Polda Maluku Kombes Pol Thein Tabora ini mengungkapkan, penangkapan  dua oknum BNN Maluku dengan inisial Brika AL dan Brikpol AT itu terkait pengembangan  kasus pesta sabu-sabu seberat 3 gram yang terjadi di kawasan Kudamati 5 Agustus 2018.

Ohoirat mengatakan Ditres Narkoba awalnya menangkap RT dan JT, karyawan sebuah perusahan pengiriman barang di Ambon. Dari keterangan RT dan JT, terungkap kalau pesta narkoba jenis sabu-sabu di Kudamati itu dilakukan bersama AL dan AT. Atas pengakuan RT dan JT itulah, aparat gabungan Ditres Narkoba dan Propam Polda Maluku mencari keduanya di rumah Kepala BNN Maluku,  karena informasi menyebutkan keduanya berada di rumah tersebut.

“Kedua oknum  ditangkap tapi bukan di dalam rumah kepala BNN Maluku, kejadiannya di luar. Lagian saat kejadian Kepala BNNP juga tidak berada di tempat. Jadi ini dua kasus yang berbeda. Sebelumnya ada pesta narkoba di Kudamati 5 Agustus. Kita amankan warga sipil, dari hasil pengembangan keduanya muncul lagi kasus baru yang melibatkan dua anggota Polri dimana mereka juga anggota BNN Maluku. Kebetulan kita cari mereka ternyata mereka berada di sekitar  kediaman Kepala BNN disitu kita tangkap mereka,”tandasnya.

Menurut Roem saat penangkapan, pihaknya tidak menemukan satu pun barang bukti terkait narkoba. Kedua oknum anggota BNN dan warga tersebut saat ini dalam proses penyelidikan Ditres Narkoba Polda Maluku. “Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka, masih terus dikembangkan,” kata Roem.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Maluku Brigjen Pol Rusno Prihardito dalam keterangan pers di kantornya,Jumat (10/8/2018) membantah  ada pesta sabu di rumahnya itu. Rusno juga mengatakan kedua anaknya buahnya terlibat narkoba. Ia juga menegaskan saat peristiwa penangkapan terjadi, ia sementara berada di luar Kota Ambon.

Rusno mengakui sebelum penangkapan dua anggotanya, ia sudah dikoordinasikan dari  pihak Polda Maluku. Namun menurutnya  itu terjadi dimenit terakhir saat penangkapan. “Saya memang dikasi tau,  tapi itu juga  last minute menit terakhir,” kata Rusno. Rusno mengaku kecewa atas penangkapan dua  anggota BNN Maluku oleh Ditres Narkoba di rumahnya. “Kejadiannya kok jadi begitu,” katanya.

Rusno juga mengatakan  atas kejadian ini, tim BNN Pusat dikirim ke Ambon untuk melakukan investigasi, pengusutan dan klarifikikasi peristiwa tersebut. Tim mendatangi Polda Maluku dan BNN Maluku. “Ada dua tim dari BNN Pusat, dipimpin oleh Brigjen. Tim yang satu sudah tiba kemarin (Kamis), mereka  di sana (Polda) dan yang satu tim  baru tiba hari ini, datang ke sini (BNN Maluku),”kata Rusno. (UAD)

  • 77
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...