Polda Maluku Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada  

Polda Maluku Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada  

SHARE
Polda Maluku mengelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) dan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka pengamanan Pilkada Maluku 2018 di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Tantui Ambon, Selasa (27/3).

TERASMALUKU.COM-AMBON-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) dan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka pengamanan Pilkada Maluku 2018. Simulasi  ini dibuka Kapolda Maluku Brigjen Pol Andap Budhi Revianto di Lapangan Tahapary Polda Maluku, kawasan Tantui Kota Ambon, Selasa (27/3).

Simulasi melibatkan ratusan aparat Polda Maluku, dan Polres Pulau Ambon dari berbagai satuan. Dalam simulasi ini diseknariokan terjadi aksi massa yang tidak puas dengan hasil Pilgub Maluku di depan Kantor KPU Maluku. Massa bertindak anarkis dengan melakukan pengrusakan depan Kantor KPU. Karena anarkis aparat kepolisian terpaksa bertindak tegas membubarkan massa dengan tembakan ke udara. Dalam simulasi itu juga, sejumlah pengunjukrasa ditangkap aparat kepolisian.

Kapolda saat memberikan arahan sebelum simulasi mengungkapkan, Polri beserta TNI dan  stakeholder lainnya siap mengamankan Pilkada serentak 2018 di Provinsi Maluku secara profesional modern dan terpercaya. “Dengan adanya simulasi ini, menunjukkan keseriusan kita untuk mengamankan Pilkada serentak di Maluku,”ujarnya.

Kapolda Andap menegaskan, sebagai Kapolda dan penanggung jawab Operasi Mantap Praja 2018 dalam rangka Pilkada, dirinya hadir dalam simulasi tersebut untuk memastikan kesiapan jajarannya untuk pengaman  demi mewujudkan Pilkada Maluku yang aman, kondusif dan damai. “Kesiapan ini ditunjukkan dengan latihan secara intens yang dilakukan oleh anggota Polisi dan TNI,”katanya.

Pada kesempatan ini, Kapolda juga menyampaikan  terima kasih kepada Pangdam 16 Pattimura, Danlantamal, Danlanud serta  ForkopimdaMaluku atas kerjasama, solidaritas dan sinergitasnya. “Untuk mewujudkan Pilkada Maluku yang aman, kondusif dan damai, maka kita,  TNI dan Polri, penyelegara pemilu, pengawas pemilu, stakeholder dan masyarakat harus bersatu,”kata Kapolda.

Kapolda juga minta masyarakat meski  berbeda pilihan politiknya,namun jangan terprovokasi dengan isu-isu negatif. “Masyarakat jangan terjebak dalam konflik. Mari kita jaga Maluku dengan baik, dan menjaga kondisi Maluku tetap aman dan kondusif,”jelas Kapolda.

Turut hadir dalam simulasi tersebut diantaranya perwakilan Pangdam XVI Pattimura, Danlantamal, Danlanud,  Forkopimda Provinsi Maluku dan Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun dan perwakilan Bawaslu Maluku  (UAD)

loading...