Polda Maluku Kerahkan 5.556 Personil Amankan Pemilu, TNI Dua Batalyon

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepolisian Daerah Maluku melakukan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu yang berlangsung di Lapangan Upacara Tahapary Polda Maluku, Tantui Kota Ambon, Jumat (22/3/2019). Apel pasukan ini dipimpin langsung Pangdam 16 Pattimura Mayjen TNI Marga Taufik dan  Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa.

Dalam apel pasukan ini, Pangdam dan Kapolda secara bergantian membacakan amanat Menko Polhukam Wiranto terkait pengamanan Pemilu 2019 untuk memilih calon anggota legislatif dan calon Presiden dan Wakil Presiden RI. Pangdam dan Kapolda juga melakukan pemeriksaan pasukan. Gelar pasukan diikuti ribuan personil TNI/Polri, aparat sipil negara dan unsur masyarakat lainnya.

Pangdam dan Kapolda membacakan amanat Menkopolhukam dalam apel pasukan pengamanan Pemilu

Usai upacara, Kapolda menegaskan gelar pasukan ini untuk mengecek kesiapan anggota dalam pengamanan tahapan Pemilu 2019,  khususnya mulai dengan kampanye akbar atau rapat umum pada 24 Maret, hingga kampanye berahir 13 April. Dilanjutkan dengan minggu tenang, dan hari pencoblosan 17 April 2019. “Harapannya semua petugas pengamanan kita siap, oke, siap kerja, ready for you (siap untuk) mengamankan pemilu,” kata Kapolda.

Kapolda menegaskan untuk mengamankan jalannya Pemilu,  pihaknya mengerahkan lebih dari 5556 personil Polda Maluku. Jumlah tersebut belum termasuk kekuatan TNI. “Untuk pengamanan Pemilu, keseluruhan kita (kerahkan) 5556 dan di back up (didukung)  TNI,” kata Kapolda yang didampingi Pangdam.

Menurut Kapolda, Pemilu  kali ini cukup sulit bila dibandingkan  Pemilu   sebelumnya. Karena kali ini ada lima objek pemilihan, yakni memilih DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPD RI dan memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden, dan itu membutuhkan waktu lama.

Selain itu, sistim penentuan kursi legislatif juga ada perubahan.  Kapolda juga mengatakan untuk saat ini logistik Pemilu sudah sampai di Kabupaten dan  kota, tinggal didistribusikan ke tingkat kecamatan, PPK dan desa, PPS hingga ke TPS.

Sementara itu menurut Pangdam, pihaknya menyiagakan kurang lebih dua batalyon sekitar 2.000 personi untuk memback up Polda Maluku dalam pengamanan Pemilu nanti.  Pasukan tersebut merupakan pasukan organik Kodam 16 Pattimura dan Satgas TNI dibawa kendali Kodam Pattimura.

Pangdam juga mengatakan TNI dan Polri di Maluku sangat solid mengamankan jalannya Pemilu nanti.   “TNI Polri, solid sekali.  Ini Pangdam Kapolda, dan saya unsur TNI, darat laut dan udara ada semua di sini (gelar pasukan), kita  solid sekali. Dalam arti solid bukan hanya soal fisik akan tetapi non fisik juga. Kita  sudah siap amankan pemilu di daerah yang menjadi tanggungjawab kita,” kata Pangdam. (ALFIAN SANUSI)