Polda Maluku Siap Gelar Millenial Road Safety Festival, Ini 16 Kegiatannya

by
Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, M.M memimpin rapat sosialisasi MRS Festival kepada jajarannya di Rupatama Mapolda Maluku, Senin (14/1/2019). FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-KEPOLISIAN Daerah (Polda) Maluku siap menggelar program Millenial Road Safety (MRS) Festival. Kegiatan ini dimulai sejak 1 Februari dan puncaknya secara nasional akan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. DR. Muhammad Tito Karnavian, di Monumen Nasional, Jakarta, 31 Maret 2019.

Program yang mengusung tema “Mewujudkan Milenial Cinta Lalu Lintas Menuju Indonesia Gemilang” ini bertujuan untuk menciptakan keselamatan dalam berlalu lintas. Kegiatan tersebut akan berlangsung secara bertahap setiap pekannya di 34 Provinsi di Indonesia.

Polda Maluku sendiri puncaknya tanggal 2 Maret 2019. Rangkaian kegiatan MRS Festival sesuai acuan Mabes Polri ada lima. Sementara empat jenis merupakan kegiatan tambahan. Polda Maluku akan menggelar 16 kegiatan. Salah satunya lomba balap perahu.

“MRS Festival ini merupakan suatu kegiatan kepolisian tentang keselamatan berlalu lintas. Fokusnya kepada anak muda atau yang dikenal kaum milineal,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, M.M, dalam rapat sosialisasi kepada jajarannya di Rupatama Mapolda Maluku, Senin (14/1/2019).

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa

Mantan Kakor Lantas Polri ini mengatakan, kegiatan MRS Festival difokuskan kepada kaula muda yang terdiri dari anak-anak pelajar, mahasiswa dan dalam kategori pemuda lainnya. Pemuda menjadi segmen dan titik sentral MRS Festival karena sesuai data Kepolisian, jumlah angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas lebih didominasi anak muda.”Saya pikir rekan-rekan sudah mendengar arahan Kapolri waktu Vicon. Semua sudah mengerti tentang apa ini Milenial, Road, Safety, dan dalam bentuk Festival,” jelasnya.

MRS Festival, kata Kapolda, merupakan rangkaian kegiatan kompetisi atau perlombaan tentang keselamatan lalu lintas di kalangan anak muda.”Kenapa hanya anak muda, karena menurut data bahwa kecelakaan lalu lintas di Indonesia, 50-60 persen tepatnya 56,87 persen dialami anak muda,” terangnya.

Menurutnya, MRS Festival bukan hanya kegiatan yang diselenggarakan oleh petugas lalu lintas saja tapi semuanya terlibat. Polda Maluku, kata Royke mengaku diberikan hari puncak MRS Festival pada 2 Maret 2019. Sebelum hari itu akan ada rangkaian kegiatannya seperti lomba-lomba.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Maluku, Kombes Pol Heru TS, selaku ketua pelaksana MRS Festival, mengatakan kegiatan akan berlangsung selama dua bulan kedepan.”Kita (Polda Maluku) kebagian tanggal 3 Maret (puncak kegiatan). Tapi karena tepat hari Minggu makanya dimajukan tanggal 2 Maret. Tapi mulai tanggal 1 Februari, seluruh kegiatan sudah dilaksanakan sampai 31 Maret 2019 nanti,” ujarnya.

Sebelum resmi berjalan pada 1 Februari nanti, Heru meminta panitia dari seluruh satker Polda Maluku yang telah dibentuk agar mulai melakukan pemanasan. 16 kegiatan yang akan dilakukan diantaranya, Touring Lintas Millenial, Senam Kolosal Millenial, Jalan Sehat Millenial, Millenial Expo Entreprenuer, Safety Riding dan Driving, Kontes Duta Road Safety Millenial, Kontes Road Safety Dance, Dialog Lintas Millenial, dan Deklarasi Keselamatan Berlalu lintas.

Selanjutnya, tambah Heru, ada juga Lomba Vlog Tertib Berlalu Lintas, Lomba foto Selfie Tertib Berlalu Lintas, Lomba Cipta Lagu Keselamatan Berlalu Lintas, Lomba Video Pendek Tertib Berlalu Lintas, Lomba Melukis Millenial, Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Millenial dan Lomba Balap Perahu.

Pejabat utama Polda Maluku mengikuti sosialiasi MRS Festival

“Tadi pagi Pak Kapolda mulai pemanasan di SMA Xaverius. Cukup meriah. Kita akan laksanakan sosialiasi setiap hari kepada seluruh masyarakat milenial. Baik itu anak SMA, Karang Taruna, mahasiswa, kelompok otomotif dan sebagainya. Sasaran kaum milenial berusia dari 16 sampai 35 tahun,” katanya.

Kapolda Maluku menyarankan, agar kegiatan tambahan dapat disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah Maluku.”Maluku ini air. 93 persen air laut. Coba dipikirkan seperti mengadakan kegiatan renang massal dan lain sebagainya,” pungkasnya. (ADI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *