Polisi Anggap Halmahera Hanya Alasan Tersangka Teroris  

by
Polisi Anggap Halmahera Hanya Alasan Tersangka Teroris Lukman Diah Sari • Selasa, 28 Mar 2017 07:31 WIB teroris News Hukum twitter facebook google+ Polisi Anggap Halmahera Hanya Alasan Tersangka Teroris Ilustrasi pengamanan lokasi teroris.

Jakarta- Para teroris yang ditangkap di Bekasi dan Banten, pada Kamis 23 Maret 2017, yakni SM alias AR, BEP, M, NK, AS, IP, AM, dan AG berencana bakal membuat pelatihan aksi teror di Halmahera, Maluku Utara. Namun, polisi tak lantas mempercayai pengakuan para tersangka teroris.

“Keterangan awal bahwa mereka menyiapkan kamp untuk menggantikan Poso maka mereka menyebut Halmahera. Bisa jadi ini menyembunyikan wilayah sebenarnya,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/3).

Martinus melanjutkan, penyidik dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri masih mendalami keterangan terkait adanya pemindahan latihan aksi teror ke Halmahera itu.
Menurut pihaknya, keterangan pemindahan latihan aksi teror dari para teroris hanya berupa penjelasan. Bisa saja, kata dia, ada rencana di balik itu.

“Ini digali lebih dalam, memang belum ada lokasi di sana (Halmahera) dan siapa orang di sana (Halmahera) yang mencarikan, itu belum,” jelasnya.

Namun, misal berpendapat bahwa pemidahan lokasi pelatihan teror dari Poso, Sulawesi tengah ke Halmahera tentu sudah bisa dikuasai oleg petugas yakni Polri-TNI dalam Operasi Tinombala.  “Ruang mereka semakin sempit dan wilayah tersebut sudah dikuasai sepenuhnya oleh Satgas Tinombala tersebut. Tentu mereka tidak akan kembali tersebut,” tukasnya. (Metrotvnews.com)