Polisi Bebaskan 23 Motor Hasil Sitaan Balap Liar di Kota Ambon

by
Satu dari 23 pemilik kendaraan yang membawa pulang motor meraka usai dibebaskan pihak kepolisian lantaran terlibat balap liar di jalan, (7/4). FOTO: Alfian Sanusi

Sebanyak 23 Motor Balapan Liar Telah Dibebaskan

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Satuan Lalulintas (Lantas) Polresta Ambon membebaskan 23 kendaraan bermotor yang dipakai untuk balapan liar. Puluhan kendaraan itu telah ditahan selama sebulan di Mapolresta Ambon.

Sebelumnya, puluhan kendaraan bermotor diamankan di Mapolresta Ambon karena melakukan balapan liar di kota Ambon. Motor-motor itu merupkan sitaan dari beberapa ruas jalan utama di dalam kota. Salah satunya di sepanjang Jalan Pattimura yang kerap menjadi lokasi balapan.

Pemilik kendaraan wajib menyertakan surat keterangan tanpa kepemilikan motor sebelum bisa dibawa pulang

“Kita sudah bebaskan 23 kendaraan yang dipakai balapan liar, dengan syarat yang harus di penuhi oleh pemilik kendaraan,” kata Kasubbag Humas Polresta Ambon IPTU Julkisno Kaisupy kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Loading...

Persyaratan yang harus mereka lengkapi, kata Julkisno, adalah surat kepemilikan kendaraan (STNK) dan Buk Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Itu sebagai bukti kuat agar mereka bisa membawa pilant motor tersebut.

“STNK dan BPKB itu bukti kalau kendaraan motor itu milik dari pengendera tersebut, sehingga jika tidak bisa menunjukkan maka motor tetap kita tahan,” kata Julkisno.

Dia juga mengatakan, pemilik kendaraan harus melakukan pembayaran tilang di bank BRI dan melengkapi kelengkapan kendaraan sesuai dengan standar yang ada.

Selain itu, kata dia, pengendara yang mengambil motor yang ditilang harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi balap liar dan jika melanggar maka akan mendapatkan sangsi yang telah ditentukan.

“Mereka dibuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi, jika terulang maka kendaraan akan diamankan selama dua bulan di Mapolresta Ambon,” katanya. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *