Polres Ambon Kejar Pelaku Penganiayaan Warga Di Lorong Coker Kudamati

Polres Ambon Kejar Pelaku Penganiayaan Warga Di Lorong Coker Kudamati

SHARE
Ipda Julkisno Kaisupy. FOTO : DOK PRIBADI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tengah mengejar terduga pelaku penganiayaan Salim Sudin, 29 tahun yang terjadi di Lorong Coker Kelurahan Kudamati Kota Ambon, Sabtu (12/1/2019) dinihari. Korban Salim meninggal dunia di RSUD dr. Haulussy Kudamati Ambon pada Kamis (17/1/2019) sore setelah dirawat sejak Senin (14/1/ 2019) akibat penganiayaan tersebut.

Selain mengejar terduga pelaku bernisial S, Polres Pulau Ambon juga sudah memeriksa delapan orang sebagai saksi atas kasus ini. “Saat ini penyidik sudah memeriksa delapan orang saksi dan untuk diduga pelaku berinisial S kabur melarikan diri, sehingga penyidik Polres Pulau Ambon telah melakukan langkah-langkah pengejaran terhadap pelaku guna diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau –Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy dalam siaran pers yang diterima Terasmaluku.com, Jumat (18/1/2019) malam.

Kaisupy menjelaskan kasus penganiayaan terhadap korban terjadi pada Sabtu (12/1/2019) dinihari sekitar pukul 04.30 WIT saat pesta di kawasan Lorong Coker Kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Setelah penganiayaan itu korban sempat pulang ke rumah, namun pada Senin (14/1/ 2019) korban dievakuasi ke RSUD dr. Haulussy Kudamati karena tidak sadarkan diri.  Dan Kamis (17/1/2019) sekitar pukul 16.55 WIT korban meninggal dunia di RSUD dr Haulussy Kudamati.

Kaisupy  mengatakan pada Selasa  (15/1/2019) pukul 23.00 WIT, keluarga korban melaporkan tindak pidana penganiayaan tersebut ke Polres Pulau  Ambon dan Pulau-Pulau Lease. “Polisi langsung bergerak, melakukan pengusutan, mendatangi lokasi kejadian. Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan ini,” kata Kaisupy.

Kaisupy mengatakan kepolisian menghimbau kepada keluarga korban untuk memberikan kepercayaan kepada  aparat  kepolisian untuk proses penegakan hukum kasus ini. Polisi  juga diminta warga untuk menjaga situasi keamanan di Kota Ambon dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dapat mengganggu keamanan kota.  Warga diminta melaporkan ke aparat keamanan terdekat jika mendengar isu-isu tidak bertanggungjawab yang dapat meresahkan warga.

“Kami menghimbau kepada keluarga korban untuk memberikan kepercayaan kepada kami  dalam hal ini Polres Pulau Ambon untuk melakukan langkah penegakkan hukum terkait kasus tersebut. Dan kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi dan Kamtibmas agar tetap aman terkendali dan apabila mendengar isu-isu yang dapat berpotensi menggangu Kamtibmas agar segera melaporkan kepada pihak keamanan utk ditindak lanjuti,” kata Kaisupy. (ADI)

loading...