Polres Ambon Ringkus Komplotan Pencuri Barang Elektronik di Sejumlah Sekolah

by
Salah satu tersangka kasus pencurian barang elektronik yang diringkus Tim Buser Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon, Sabtu (15/6/2019). FOTO : HUMAS POLRES AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon berhasil menangkap dua terduga pelaku pencurian barang elektronik pada sejumlah sekolah di Pulau Ambon. Keduanya berinsial YZA, 22 tahun dan IT, 21 tahun.

Penangkapan dua pria ini terjadi di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada Sabtu (15/6/2019). Pelaku mencuri di sekolah dengan cara mencungkil pintu atau jendela dengan menggunakan obeng dan palu. Barang yang diambil dari sekolah berupa laptop, infocus, layar monitor, uang tunai, dan barang berharga sekolah lainnya.

“Personil Buser Sat Reskrim Polres Pulau Ambon telah berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan sasaran sekolah. Sesuai ingatan pelaku, mereka mengakui mencuri di sejumlah lokasi sekolah,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy dalam siaran pers yang diterima Terasmaluku.com, Senin (17/6/2019).

Julkisno mengungkapkan tersangka ditangkap setelah personil Buser Satuan Reskrim Polres Ambon mendapat informasi keberadaan terduga pelaku pencurian. Buser Polres Ambon kemudian berhasil mengamankan YZA dan IT. Menurut Julkisno dari tersangka YZA, polisi mengamankan dua unit layar monitor warna hitam merk samsung dan layar monitor warna putih merk HP hasil pencurian.

“Setelah diinterogasi, menurut keterangan pelaku kedua layar monitor tersebut merupakan hasil curian di Sekolah LKMD Laha. YZA mencuri bersama pelaku berinisial MJP yang juga sudah ditangkap pada kasus pencurian dengan lokasi bebeda,” kata Julkisno.

Menurut Julkisno dari hasil interogasi polisi, YZA dan IT mengakui melakukan aksi pencurian pada sejumlah sekolah di Pulau Ambon. Yakni, di SMA Negeri 3 Salahutu Tulehu dengan mencuri tujuh bua infocus. Selain mereka juga terlibat pencurian dua buah infocus, satu buah laptop, satu buah Hp Samsung, tiga buah layar monitor di Sekolah LKMD Laha.

Pelaku juga mencuri di SMA Amahusu, delapan layar monitor dicuri. Julkisno mengatakan, keterangan dari tersangka, aksi pencurian melibatkan dua pria lainnya berinisial MYK dan BN. Keduanya kini masih buron. “Dari keterangan pelaku diketahui bahwa semua hasil curian, semuanya dijual kepada seorang penadah berinisial I,” kata Julkisno.

Dia mengatakan, penyidik Satuan Reskrim Polres Ambon telah memeriksa tiga orang saksi, dan para pelaku sudah ditetepkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Polres Ambon.”Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan diancam tujuh tahun penjara,” katanya. (ALFIAN SANUSI).