Polres Ambon Tangkap Bapak Pemerkosa Dua Anak Kandungnya

by
Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau–Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim Reskrim Polres Pulau Ambon menangkap seorang pria berinisial RAL di salah satu desa Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Pria tersebut ditangkap karena memperkosa dua anak kandungnya berinisial SL (20) dan NL (22). RAL ditangkap berdasarkan laporan RS, nenek kedua korban ke Polres Pulau Ambon awal Agustus 2019.

Kasubbag Humas Polres Ambon IPDA Julkisno Kaisupy dalam siaran pers yang diterima Terasmaluku.com, Kamis (22/8/2019) mengatakan peristiwa berawal sejak tahun 2010 malam.

Saat itu korban yang masih berusia 10 tahun dipanggil pelaku masuk di kamarnya. Ia kemudian mengancam korban yang merupakan putrinya dengan senjata tajam. Jika tidak menuruti keiginannya korban akan dibunuh.

“Karena ketakutan korban akhirnya menuruti tindakan dan kemauan pelaku. Setelah menyetubuhi korban, pelaku langsung menyuruh korban keluar dari dalam kamar,” ungkap Julkisno.

Julkisno mengatakan setelah kejadian itu, pelaku terus menyetubuhi korban. Dan itu dilakukan berulang kali disertai ancaman dan kekerasan hingga korban dewasa.

Korban juga menurut Julkisno dilarang bersosialisasi dengan teman maupun kerabatnya. Kondisi ini membuat korban takut untuk cerita kepada ibu dan keluarganya. “Persetubuhan itu terjadi hingga 2019 ini, dan saat ini korban sudah berusia 20 tahun,” katanya.

loading...

Julkisno mengatakan bukan hanya SL, kejadian yang sama juga dialami kakak kandungnya NL sejak tahun 2010. Saat itu korban berusia 12 tahun. “Pelaku melakukan perbuatan yang sama kepada korban NL, anak kandungnya juga dari tahun 2010 hingga 2019. Namun kedua kejadian dilakukan secara terpisah,” ungkap Julkisno.

Perbuatan sang ayah baru diketahui saat kedua korban melaporkan ke RS nenek mereka yang berada di Kota Ambon. Sang nenek kemudian melaporkan ke Polres Pulau Ambon. Atas laporan tersebut, anggota Satuan Reskrim Polres Ambon kemudian menangkap tersangka.

“RAL sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Persetubuhan Anak Dibawah Umur Pasal 81 ayat (3) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pemerkosaan Pasal 285 KUHP,” kata Julkisno. (ALFIAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *