Polresta Ambon Tangkap Tiga Tersangka Penikaman di Batu Gantong, Berikut Peran Mereka

by
Kapolresta Ambon, AKBP Leo Surya Nugraha Simatupang melihat barang bukti yang disita polisi saat jumpa pers di Mapolresta, Jumat (13/12/2019). FOTO : ALFIAN SANUSI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Polresta Ambon menangkap tiga orang pemuda tersangka kasus penikamaman Bob Reinhard Lalaar (22) hingga tewas di kawasan Batu Gatong Ganemo Kota Ambon, Selasa 10 Desember 2019. Setelah ditangkap di lokasi berbeda, tiga tersangka berinisial SJN (21), SJL (20) dan GR (20) ini langsung digiring ke Markas Polresta Ambon.

“Hingga hari ini seluruh tersangka berjumlah tiga orang sudah kita tangkap. Penangkapan ini lokasi berbeda-beda yang dilakukan jajaran kami,” kata Kapolresta Ambon, AKBP Leo Surya Nugraha Simatupang dalam keterangan pers di Mapolresta, Jumat (13/12/2019) siang.

Leo  mengatakan, polisi awalnya menangkap tersangka SJN di kawasan Latuhalat  Ambon. SJN adalah orang yang membawa kendaraan dan pemilik senjata tajam yang digunakan menikam korban hingga meninggal dunia. Setelah menangkap SJL, polisi kemudian menangkap tersangka berinisial JL di Pelabuhan Tulehu Pulau Ambon, setelah melarikan diri ke Kota Masohi, Maluku Tengah.

“SJL adalah orang yang menikam seorang korban hingga meninggal dunia dan seorang korban lainnya hingga terluka. Dia melarikan diri ke Masohi, namun kita menangkapnya di Pelabuhan Tulehu saat kembali ke Ambon,” kata Leo.

Loading...

Yang terakhir kata Kapolresta, polisi menangkap tersangka berinisial GR di Passo Kota Ambon.  GR adalah orang yang menyeruh menikam korban. Dalam keterangan pers, ketiga tersangka dan barang bukti juga diperlihatkan kepada awak media.

Barang bukti sebilah pisau yang dipakai tersangka menikam korban diamankan polisi. Begitu jua dengan sepeda motor digunakan tersangka saat peristiwa tersebut.  Namun kata Leo, pihakya masih mencari barang bukti lainnya.“Setelah peristiwa terjadi, para tersangka ketakutan dan melarikan diri bersembunyi ke rumah keluarga mereka. Namun kita menangkap mereka,” kata Leo.

Kasus penikaman terjadi di kawasan jembatan Batu Gantong Ganemo Kota Ambon pada Selasa malam 10 Desember 2019. Dalam peristiwa itu seorang warga bernama Bob meninggalkan dunia, sedangkan rekan Bob terluka.

Kapolresta mengatakan berdasarkan pengakuan para tersangka, penganiyaan hingga korban meninggal dunia terjadi karena mereka dendam. Pasalanya pada malam Minggu 7 Desember, para tersangka mengakui dianiaya sejumlah orang di kawasan Farmasi Kudamati Ambon yang mereka yakini pelaku dari kelompok rekan korban yakni dari Batu Gantong Ganemo.

Untuk sementara menurut Kapolresta, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 dan Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun pejara. “Kami berharap penangkapan tiga pelaku ini dapat mengakhiri ketegangan dua kelompok  warga yang terjadi setelah peristiwa penganiayaan,” kata Kapolresta. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *