Polresta Limpahkan Berkas Enam Tersangka Pembunuhan Mahasiswa Unpatti ke Jaksa

by
Enam tersangka kasus pembunuhan mahasiswa Unpatti Ambon saat digelandang aparat Polresta Ambon, Senin (15/2/2021). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melimpahkan berkas perkara tahap II dengan enam orang tersangka kasus dugaan pembunuhan Husen Suat, mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon.

Keenam tersangka yang diserahkan dalam tahap II atau penyerahan berkas barang bukti dan tersangka yakni berinisial IN (16), MOO (17), MK (16), EN (32), RK (19) dan BM (23).

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izaac Leatemia mengungkapkan, proses tahap II yang dilakukan terhadap enam tersangka berlangsung pekan kemarin.

“Sudah tahap dua dari minggu kemarin,” kata Izaac saat dihubungi Selasa (2/3/2021).

Menurutnya, proses tahap II dilakukan setelah JPU menyatakan berkas keenam tersangka sudah P21 atau lengkap. “Dengan telah dilakukan tahap II, maka kasus ini selanjutnya ditangani jaksa hingga persidangan nanti,” tandasnya.

Isaac bilang, meski berkas perkara tahap II sudah dilimpahkan ke JPU, namun para tersangka masih ditahan di Mapolresta Ambon, sebagai tahanan jaksa. “Para tersangka saat ini berstatus tahanan Jaksa yang dititipkan di Mapolresta Ambon

Diketahui tiga dari enam orang tersangka kasus pembunuhan mahasiswa Unpatti Ambon, ternyata masih di bawah umur. Mereka yaitu IN (16), MOO (17), dan MK (16). Peran mereka dalam kasus itu adalah turut membantu kejahatan yang dilakukan oleh EN (32), pelaku penusukan, serta RK (19) dan BM (23).

Mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti Ambon ini ditemukan tewas dengan luka tusuk di belakang punggung kiri, disertai memar dan lecet di wajahnya. Pemuda 23 tahun itu dikeroyok di atas tanjakan Jembatan Merah Putih (JMP), Kawasan Poka, Kota Ambon, Kamis (11/2/2021) pukul 03.00 WIT.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh para tersangka, mereka kemudian disangkakan dengan Pasal 338 KUHP dan atau 170 ayat (2) ke 3e KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(HUS)